Kamis, September 16, 2010

the son not like father



ROAD TO PERDITION
Sudah pernah nonton film ini? Jika belum sebaiknya nonton. Selain karena filmnya bagus kebetulan Tom Hanks adalah salah satu actor favorit saya. Saya suka hampir setiap film yang dia bintangi, seperti: Sleepless in Seatle, Terminal, Da Vinci Code, dll.
Film ini berkisah tentang dua ayah: Michael Sullivan (Hanks), seorang pembunuh bayaran bagi mafia Irlandia di era Krisis Chicago dan Mr John Rooney (Newman), bos Sullivan dan orang yang mengangkat dia sebagai anak. Dua anak laki-laki: Michael Sullivan, Jr (Hoechlin) dan Connor Rooney (Craig), masing-masing putus asa untuk memenangkan bantuan ayahnya. Kecemburuan dan persaingan menempatkan mereka semua di jalur tabrakan, akhirnya membawa Sullivan bekerja ke dalam kehidupan pribadi dan menyebabkan kematian dari istri tercinta (Leigh) dan putra bungsunya, Peter (Aiken). Sekarang Michael Sullivan dan anak yang masih hidup ditetapkan dalam suatu perjalanan oleh tragedi dan dipicu oleh balas dendam. Selanjutnya tonton sendiri aja ya temans…..!

Tidak semua ayah menginginkan anaknya mengikuti gaya hidupnya. Tidak semua ayah berharap anaknya akan mengikuti jejaknya. Seperti halnya Michael Sullivan (Hanks) Sullivan mengingatkan anaknya agar tidak mengikuti jalan kehidupannya yang menurut dia adalah sebuah road to perdition (jalan menuju kehancuran).
Sullivan sepertinya menganut faham “DON’T DO WHAT I DO BUT DO WHAT I SAY”. Menurut saya ini adalah a big mistake. Bukankah action speaks louder than words? Tindakan kita yang orang lain lihat akan jauh berpengaruh dibandingkan kata-kata yang kita ucapkan. Jika kita melarang seorang anak sekolah merokok tapi kita sendiri merokok, mungkinkah mereka mendengarkannya? I don’t think so.