Semalam Arsenal berada di urutan kedua Liga Inggris hanya terpaut 2 poin di bawah Chelsea klasemen sementara. Dengan semangat dan optimisme yang tinggi tadi sekitar jam 7.30 saya berangkat ke kota untuk nonton bareng Liga Inggris di Warung Naro Sidikalang.
Arsenal VS Totenham Hotspur. Babak pertama adalah milik Arsenal. Dengan permainan tiki taka ala Spanyol khas Arsenal, Arsenal sangat menguasai pertandingan dan unggul 2-0 lewat gol Samir Nasri dan Maroune Chamaks. Tapi di babak kedua petaka bagi Arsenal. Totenham Hotspur ber Bale k unggul menjadi 3-2. Dan akhirnya Derby London dimenangkan oleh Totenham Hotspur.
Saya sangat sedih melihat kekecewaan pelatih Arsenal Arksene Wenger , Eh.. Arsene Wenger maksud saya.
Seharusnya saya adalah manager Arsenal khususnya di derby London ini. Para pemain Arsenal masih sangat muda. Mereka belum memiliki mental juara yang kuat.
Mereka harus terus didorong, diingatkan agar tidak lengah, diinspirasi agar focus 100% selama 90 menit, digembleng agar kuat menghadapi masalah, ditantang agar rajin menguasai bola.
Arkshavin, Eh Arshavin maksud saya, seharusnya mampu mencetak gol melihat beberapa peluang yang dia miliki. Tapi Apes bagi Arsenal.. banyak peluang gol yang disiasiakan oleh the young gunners…
Fortunately, Chelsea si pemuncak klasemen sementara juga dikalahkan oleh Birmingham City (thanks BC) sehingga Arsenal tetap hanya tertinggal 2 poin oleh Chelsea. Keep going the young gooners…
Ei Temans…. Ini tulisan hanya sebatas mo curhat….. he he he… seriusamat.com
By: Wandi Tambunan
