Oleh: Wandi Tambunan, A.Md.
Pimpinan THE ARK SCHOOL)
Saya sangat tertarik dengan SEPAKBOLA. Dari sepakbola saya belajar banyak hal. Mulai dari hal kerja sama dalam tim, membentuk tim yang solid, memupuk mental kerja keras dan pantang menyerah, kerendahan hati, membina bakat orang muda, mengelola keuangan bahkan kita bisa belajar tentang mengelola usaha dari sepak bola.
Seandainya lapangan sepakbola adalah sebuah negara, Saya akan segera pindah ke Negara Lapangan Sepakbola. Betapa tidak? Di Negara Lapangan Sepakbola semua ‘penduduk’ adalah teladan yang sangat bagus untuk menjadi seorang warga negara yang baik. Semua penduduk bekerja keras, tidak ada yang tiduran apalagi bermalas-malasan. Tidak ada ‘penduduk’ yang menyia-nyiakan waktu. Semua berpikir keras dan bekerja keras, mengeluarkan kemampuan terbaik demi tercapainya cita-cita yaitu mencetak goal (sasaran). Di Negara Lapangan Sepakbola hukum dilaksanakan dengan sangat adil. Semua ‘penduduk’ harus taat aturan. Jika melanggar aturan, akan diganjar dengan kartu kuning bahkan kartu merah sehingga harus keluar dari Negara Lapangan Sepakbola.
Arsenal adalah klub favorit saya. Cesc Fabregas Adalah pemain sepakbola yang sangat saya kagumi. Dari klub sepakbola Arsenal saya belajar banyak hal. Beberapa diantaranya:
• Leadership
Pelatih Arsenal FC adalah Arsene Wenger yang sering dijuluki the professor. Dia sangat sabar dalam membina para pemain muda. Misalnya Fabregas, Kapten Arsenal saat ini dia rekrut dari Barcelona pada saat dia masih berusia 16 tahun. Berkat racikan the professor dia telah menjelma menjadi pemain andalan Arsenal saat ini. Di usianya yang masih 23 tahun saat ini dia sangat berpotensi untuk menjadi legenda sepakbola seperti halnya Maradona, Pele, dll.
• Financial
Arsenal FC adalah salah satu klub sepakbola yang paling ‘sehat’ kondisi keuangannya. Arsene Wenger selalu berprinsip: Jikalau sebuah klub meraih tropi karena belanja pemain top dengan memboroskan banyak uang itu adalah hal yang biasa. Seperti yang dilakukan oleh Manchester City dan Real Madrid. Hampir setiap pemain top baru mereka beli. Tapi jika meraih tropi dengan membina para pemain muda itulah yang luar biasa. Dan itulah yang terus kami perjuangkan di Arsenal.
• Teamwork
Arsenal memiliki filosofi yang sangat kuat dalam sepakbola. Playing football is not a one man show. Sehebat apapun skill individu seorang striker (penyerang) tanpa disokong oleh playmaker (gelandang atau pengatur serangan) yang mumpuni maka dia akan jarang mendapatkan supply bola sehingga akan sulit mencetak goal. Semua pemain harus melaksanakan perannya masing-masing dengan sangat baik. Dengan demikian sebuah tim akan mampu memenangkan sebuah pertandingan.
• Vision
‘We have to see farther than our eyes can see. That’s a vision.’ (Kita harus dapat melihat lebih jauh dari yang mata kita dapat lihat. Itulah visi). Demikianlah visi permainan sepakbola agar berhasil mencapai tujuan (goal). Semua pemain memiliki tujuan yang sama yaitu mencetak goal sebanyak mungkin dan kebobolan sesedikit mungkin. Permainan tanpa visi akan mempengaruhi alur permainan sebuah tim. Seorang playmaker harus mampu membangun serangan dengan visi yang jelas. Membagi bola dengan kejelian yang sangat tinggi melihat posisi para pemain lainnya. Hingga akhirnya setiap serangan yang dibangun akan menghasilkan goal. Visi permainan inilah yang saya lihat selalu ditanamkan dalam benak setiap pemain Arsenal.
Empat hal ini adalah pelajaran penting yang saya dapatkan dari Arsenal. Dan saya yakin jika Arsenal bertahan dengan filosofi pentingnya maka segera mereka akan menghasilkan banyak tropi.
Walau tidak bisa dipungkiri bahwa klub terbaik saat ini adalah Barcelona namun Arsene Wenger memiliki keyakinan mampu melampaui kekuatan Barcelona saat ini. “Perbandingan yang menarik adalah rataan usia para pemain Barca saat ini adalah 27,4 tahun. Sedangkan usia rata-rata pemain kami 23,2 tahun,” urai Wenger sebagaimana dikutip Tribalfootball, Senin (21/2/2011). “Itu berarti, ada perbedaan empat tahun antara rataan usia kedua tim ini dalam hal kematangan. Dalam level ini, gap empat tahun merupakan jarak yang cukup lama. Kami berada dalam tahap pematangan dan kami berharap bisa memenangkan trofi di musim ini,” sambungnya seraya menegaskan bahwa dalam empat tahun ke depan, para pemain mudanya akan menjelma sebagai pemain yang hebat. (okezone.com 21 februari 2011)
Dalam membina para the young gunners (julukan untuk para pemain muda Arsenal) Arsene Wenger sebagai pelatih selalu berkata, “Mereka harus terus didorong, diingatkan agar tidak lengah, diinspirasi agar focus 100% selama 90 menit, digembleng agar kuat menghadapi masalah, ditantang agar rajin menguasai bola.”
Prinsip-prinsip tersebut sebenarnya bisa juga kita terapkan sebagai seorang siswa, guru, pegawai, pemimpin, pengusaha. Dengan melaksankan nilai-nilai tersebut kita akan dibentuk menjadi pribadi-pribadi yang berkualitas dan niscaya kita akan mampu meraih setiap impian kita. Selamat menenun diri!
