| Photo new year 2009. Menunjungi oppung Balige setelah saya menikah dan kerja |
Tahun 1999 yang lalu saya pergi ke Balige menemui oppung (nenek) saya. Saat itu saya masih semester III kuliah. Saya pergi ke sana karena saya tidak lagi memiliki uang untuk kehidupan saya sehari-hari di Medan. Setibanya di rumah oppung, saya sangat kaget. Oppung saya berjalan dengan sangat cepat dan memeluk saya sambil mencium saya.
Segera kemudian dia membeli daging dari kedai tetangga. Dia menghidangkannya. Herannya, dia menghidangkan 2 piring nasi seolah-olah kami berdua akan makan bersama. Kemudian dia memimpin doa makan. Ketika berdoa, dia juga mendoakan perkuliahan saya, keluarga dan kehidupan pribadi saya. AMIN! Seusai berdoa dia berkata, “Makanlah, saya sudah makan tadi”. Dia sengaja membuat dua piring supaya dia yang pimpin doa. Padahal hanya saya yang makan.
Sambil saya menikmati makan siang yang dia sediakan, dia banyak bertanya tentang kuliah dan kehidupan saya sehari-hari di Medan. Dia banyak menasihati saya supaya saya sungguh-sungguh belajar dan serius menyelesaikan perkuliahan saya.
Kagetnya… Dia tidak ada mengeluh. Baik tentang kesehatannya yang sudah mulai menurun maupun tentang masalah-masalah keluarga anak-anaknya.
Yang lebih mengherankan lagi… besok paginya jam 05.00 WIB dia bangun untuk berdoa. Doanya cukup panjang. Saya yakin dia mendoakan banyak hal. Saya yakin dia juga pasti mendoakan saya. Setelahnya dia pergi ke dapur untuk memasak.
Selama saya berada disana dia hampir tidak ada membicarakan keburukan siapapun. Pun tidak keburukan anak bungsunya yang agak angkuh.
Barangkali tanpa disadarinya dia tahu persis perbedaan antara orang besar, orang biasa-biasa dan orang-orang kecil. Bukankah orang-orang kecil suka membicarakan keburukan atau barangkali ‘memburukkan’ orang lain? Alias gossip. Dan orang-orang biasa suka membicarakan tentang kehebatan diri mereka sendiri. Tidakkah kita tau jika kita suka membahas ide-ide atau solusi-solusi konkrit dari sebuah permasalahan maka kita akan disebut orang besar?
Therefore.. Let’s dream big and think big! Stop gossiping but start great action!
Kita harus ingat bahwa orang bijaksana adalah orang yang memuji orang lain secara terbuka atau terang-terangan dan mengkritik orang lain secara pribadi. Tidakkah itu jauh lebih baik demi kerukunan bersama?
Let’s do it guys….
Luph u full!
_wanditambunan_

