Tampilkan postingan dengan label Sabar itu Jenius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabar itu Jenius. Tampilkan semua postingan

Jumat, Desember 03, 2010

Wariskanlah Karakter


Setiap saya pura-pura menangis maka putri saya yang baru berusia 18 bulan akan datang memeluk dan mencium saya berulang kali hingga saya berhenti menangis. I like it. Saya sangat merasakan kasih sayangnya. Dia selalu melakukannya karena kami mengajari demikian.

Tadi pagi adik saya datang ke rumah kami dan bermain dengan putri saya Lois. Pengen pamer.. saya pun pura-pura menangis sambil berharap putri saya akan memeluk dan mencium saya. Tapi sebelum Lois mendekat ke saya, adik saya pura-pura memukul saya ketika saya pura-pura menangis. Lois pun segera mendekat dan ikutan memukul saya. Begitu cepatnya seorang anak-anak yang masih berusia 1 ½ tahun meniru apa yang orang dewasa lakukan. 

Di rumah kami ada beberapa orang dewasa tinggal bersama kami dan kami sering memanggil nama mereka. Mulai dari Azis…, Lilis, Agus, dst… dengan cepat.. Lois juga akan meniru apa yang kami ucapkan. Maka tidak heran banyak anak-anak yang suka cakap kotor, suka brantam. Itu semua adalah warisan dari para orang dewasa, orang tua khususnya.

Jadi temans, don’t forget! Kids do and say what adults do and say. STOP mewariskan hal-hal yang jahat kepada anak-anak. 

By: wandi tambunan

Rabu, November 24, 2010

Berdikari 35… I Miss U….

 B35 is an unforgettable home for me…

The very first time saya datang ke tempat ini adalah bulan September 1998. Waktu itu saya masih semester 1 kuliah jadi masih pendiam dan malu-malu gitu. Saya datang ke tempat ini karena  diajak senior mo PA… alias belajar Alkitab. Awalnya sih nolak tapi karena setiap ketemu di kampus si senior ngajak terus… Ya uda dech… kita hargai.. rencananya mo datang skali aja… eh malah jadi suka….

Friends…? You know… di tempat inilah saya semakin mengenal Kristus dan mengambil keputusan tuk trima Kristus sebagai Tuhan dan juruslamat pribadi saya. Bahkan di tempat inilah saya semakin dibina dalam hal karakter dan pengetahuan bahkan pengembangan diri…… secara waktu tamat SMA saya orangnya pendiam n suka minder gitu…. Tapi thanks God… melalui berbagai kebaktian, pelatihan, kebersamaan dan interaksi banyak orang di wadah ini saya smakin di tempa untuk self confident and menerima diri serta mau mengembangkan diri…. Because I am worthy in the eyes of God…..

One year later….
Saya pertama kali ketemu dengan seseorang yang sekarang telah menjadi istri saya… juga di tempat ini… but not really love at the first sight lah….. yah.. jadinya makin semangat ke B35… tapi jangan salah lo! It’s not the only reason and not the only purpose I went there….

Finally, in May 2001 I told her that I love her… and fortunately she accepted me as her special friends… makin smangat jadinya…
One month later….
Exactly on 16 July 2001 I got a job in Kisaran then I moved there… she didn’t agree but I insisted on going there… not long after… saya terima surat dari Mr. Postman. I was very very sad… she decided to break me up… putus dech……
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------a very long story to tell-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

7 years later. We got married. Are you curious how?  Next time I’ll let u know….

Teman2 yang masih sering ke B35 hingga saat ini….. apa kabar disana? Share with me please....




By: Wandi Tambunan

Selasa, September 28, 2010

Patience is Genius

                                                                                  
                                                                                                     Sabar 
      itu 
               Jenius

Setelah menjalani bahtera rumah tangga selama lebih dari 2 tahun akhirnya saya menyimpulkan ternyata membentuk sebuah rumah tangga yang harmonis, menjadi pasangan panutan, memiliki hubungan komunikasi suami istri yang kokoh, keluarga yang mengandalkan Tuhan ternyata tidak mudah tapi juga bukan berarti mustahil.

Hal yang sangat penting kita miliki adalah kesabaran. Kesabaran menerima perbedaan karakter, kesabaran ketika dengan tidak sengaja dia menyakiti hati kita, kesabaran untuk merawat dia ketika dia sakit, kesabaran meyakinkan dia ketika dia ragu akan masa depan rumah tangga kita, kesabaran meyakinkan  pasangan kita agar sabar ketika kita tidak memiliki uang, kesabaran menguatkan pasangan kita agar tetap tekun berdoa tatkala banyak tantangan yang harus dihadapi. Yang terutama kita harus sabar menenun rumah tangga kita hingga menjadi rumah tangga yang sabar dalam segala hal yang akhirnya akan menginspirasi orang lain agar juga sabar memahami pasangannya.

Dan tetap ingat! 
Sabar itu Jenius. 
Jika anda telah sabar 
pada pasangan Anda 
berarti Anda seorang JENIUS.

by.. Wandi Tambunan