Rabu, September 29, 2010

Pejuang Kanker : Alvita Dewi Siswoyo



Saya pernah membaca di sebuah majalah kesehatan tentang survei kesembuhan pasien di mayoritas rumah sakit di Amerika Serikat. 
Dalam survei tesebut disimpulkan bahwa 80% dari pasien yang sembuh tersebut adalah orang yang memiliki tekad dan motivasi yang tinggi untuk sembuh. Sehebat apapun obat atau perawatan yang dilakukan jika si pasien tidak memiliki mental yang kuat untuk sembuh maka akan susah sembuh. Dan sama halnya dengan separah apapun penyakitnya jika si pasien memiliki tekad, keinginan yang kuat untuk sembuh maka kemungkinan besar dia akan sembuh.


Sekitar 2 bulan yang lalu saya menonton Andy Noya mewawancarai Alvita di acara kick Andy. Saya sangat kagum dengan karakter Vita yang mampu bangkit dari 2X mengalami penyakit kanker. Dan justru karena penyakit tersebut dia sangat berambisi menjadi seorang dokter seperti ayahnya. Sejak kecil dia sudah mengalami cacat yaitu hanya memiliki satu mata. 

Pada saat dia masih berusia 16 tahun petaka datang menimpa dia. Vita dinyatakan menderita kanker jaringan tulang lunak atau yang sering disebut ewing sarcoma stadium 3. Jenis kanker ini cukup langka dan biasa menimpa anak usia 10-20 tahun. Vita mengalami penyakit kanker dua kali. Kanker pertama adalah misteri, kanker kedua merupakan malapetaka, “tutur dokter berusia 26 tahun  itu. 

Tapi itu tidak mematahkan semangatnya untuk sembuh. Dan akhirnya dia sembuh dan menjadi seorang dokter dari fakultas kedokteran Universitas Tarumanegara, Jakarta (2008). Dan saat ini dia diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran untuk spesialisasi kedokteran nuklir. 



Ketika diwawancarai oleh Andi Noya di acara Kick Andi, Vita berkata dengan penuh semangat,”Saya tidak mau disebut sebagai korban kanker, saya adalah pejuang kanker”. Sangat betul, hingga sekarang dokter yang sangat ramah ini sering kali menjadi motivator bagi orang-orang yang menderita kanker. 

Resources:

o   Acara Kick Andy 
o   Kompas, 29 September 2010
o   Majalah kesehatan




By: Wandi Tambunan

Tidak ada komentar: