"...Karena saya berprinsip bahwa orang yang ramah harus dihargai dan pantas dibayar lebih..." _Wandi Tambunan
Sekitar pukul 11.30 malam minggu yang lalau saya tiba di bandara Polonia sepulang dari Jakarta. Di luar Bandara beberapa supir taxi sudah berebutan menanyakan para calon penumpang siapa yang membutuhkan pengangkutan.
Saya pribadi butuh diantar ke Helvetia.Tapi untuk memutuskan siapa yang akan mengantarkan saya, saya pilih berdasarkan wajah supir mana yang paling ramah bertanya. Akhirnya saya diantarkan ke Helvetia. Sepanjang jalan saya share dengan sang supir perihal perjuangan hidup sebuah keluarga membina keluarganya. Sebelumnya saya beritahu dia bahwa saya memilih dia karena dia bertanya dengan ramah dan sopan. Dia mematok harga Rp. 60.000,- tapi saya tidak menawar yang penting dia mengemudi dengan baik. Setelah saya memuji dia, dia pun sangat menikmati curhat dengan saya. Mengapa saya bersikap demikian? Karena saya berprinsip bahwa orang yang ramah harus dihargai danpantas dibayar lebih.
Saya pribadi ketika memilih rumah makan untuk makan saya sering memilih tidak hanya berdasarkan enaknya makanan yang disediakan tapi juga memilih berdasarkan keramahtamahan para pelayannya. Jika tidak ramah biasanya saya tidak suka makan di tempat tersebut.Termasuk ketika belanja baju di toko. Biasanya saya menghindari belanja di toko yang jika pelayannya tidak berkomunikasi dengan ramah atau tidak sabar dalam melayani para pelanggan.
by: wandi tambunan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar