Selasa, Maret 01, 2011

Membutuhkan MANCA (Taman Bacaan) di DAIRI

Mewakili teman-teman yang masih rajin baca buku-buku berkualitas saya ingin menyampaikan kerinduan yang sangat tinggi akan adanya perpustakaan dengan sejumlah buku berkualitas di Kabupaten Dairi.

Januari 2011 yang lalu saya dan istri saya berkunjung ke Perpustakaan Nasioanal Pekanbaru. Perpustakaannya sangat besar. Empat atau lima tingkat kalo saya tidak lupa. Soalnya saya hanya explore hingga ke Lantai 3 saja. Saya pribadi sangat jealous dengan keberadaan perpustakaan ini. Perpustakaan tersebut dilkengkapi dengan sangat banyak buku sehingga masih dikunjungi oleh banyak orang. Saat itu saya berhayal seandainya saja ada perpustakaan sebesar itu di Kabupaten Dairi.


 Perpustakaan di Kabupaten Dairi? 

Ada sih.. Manca (Taman Bacaan) namanya. Sekelilingnya penuh rumput lebat sehingga bangunannya tampaknya seperti rumah yang tidak berpenghuni selama 2-3 tahun.  Taman Bacaan ini tidak pernah lagi di kelola sehingga tidak bisa lagi dikunjungi. Apa kata dunia??


Saya pribadi tidak tahu apa sebab. Seandainya taman bacaan ini dikelola dengan baik pasti kenakalan remaja berkurang. Semoga Pemda Dairi bersedia mengelolanya kembali. Pemda bisa mewajibkan setiap keluarga menyumbangkan buku minimal 2 atau 3 buah. Menurut saya pribadi pengelolaan operasional taman bacaan ini tidak membutuhkan banyak biaya. Kita hanya butuh komitmen serius dari Pemda Dairi. Semoga!

2 komentar:

Lisayana mengatakan...

setuju setuju setuju..
gw pernah datang ke Manca Dairi, tapi sungguh mengecewakan. Buku-bukunya ga up to date, padahal ilmu itu kan terus berkembang..

Btw, gw pernah liyat gedung itu di Pku,pas Simak 2009, tapi gw ga tau klo ternyata itu perpustakaan.. (maklum kita ga sempat jalan2..huhhuhhuu..;-()

wandi tambunan mengatakan...

Nah itu dia sister... jangan nunggu saya dulu Bupati baru itu terwujud... kelamaan!

Ada ide?