Kamis, November 18, 2010

Berbenah demi Kemajuan: more than words


Untuk meningkatkan sebuah usaha atau kinerja sebuah lembaga butuh lebih dari sebatas menampung ide atau kritikan tapi harus melaksanakannya dengan komitmen tinggi. Seperti mottonya Prudential yang kerap kali kita dengar dan lihat di layar televisi kita: Always listening always understanding…

Tadi pagi sekitar jam 10 pagi saya diundang BRI cabang Sidikalang pada acara gathering dengan beberapa nasabah BRI di Kabupaten Dairi. Walau sebenarnya saya belum termasuk nasabah tapi masih calon karena pengajuan saya masih dalam proses. Ada yang berasal dari Pak-Pak bharat, Parongil, Tigalingga, Sumbul dan Sidikalang. Acara ini diselenggarakan dalam bentuk Tanya jawab, menyampaikan unek-unek, serta masukan demi peningkatan kinerja BRI di Kabupaten Dairi.

Yang paling saya kagumi adalah pihak BRI tidak banyak membela diri malah mereka sangat mengharapkan banyak unek-unek atau kritikan disampaikan oleh para nasabah seperti belum adanya satpam di beberapa unit BRI, budaya antri yang belum berjalan dengan baik atau lamanya proses pengajuan pinjaman.

Seperti halnya BRI, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) juga selalu menampung aspirasi rakyat, mengumpulkan sebanyak-banyaknya masukan dan kritikan dari rakyat kemudian membuangnya ke ‘tempat sampah’ tanpa melaksanakannya. Tapi salah sendiri juga.. DPR adalah pilihan rakyat toh?

Tapi saya yakin BRI beda. Mereka akan melaksanakan setiap masukan yang mereka dapatkan demi peningkatan kinerja mereka. Semoga!

Btw, BRI, thanks ya buat makan siangnya, serta souvenir payung dan muk cantik. He he he he…. Adaadaaja.com

By: Wandi Tambunan

Tidak ada komentar: