SO MUCH TO DO SO LITTLE DONE
[banyak hal yang harus dikerjakan tapi hanya sedikit yang terlaksana]
‘Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang sebenarnya mampu kita lakukan akan sanggup untuk memecahkan sebagian besar masalah dunia ini’.
Mahatma Gandhi
Barangkali hari ini kita sanggup melakukan 10 hal tapi karena suka menunda-nunda atau mungkin karena lagi dihinggapi penyakit malas kita pun hanya melakukan 5 atau 6 hal saja. Barangkali itu juga alasan Gandhi mengatakan kalimat diatas. Perbedaan antara 10 hal yang kita sanggup kerjakan dengan 5 hal saja yang akhirnya kita kerjakan ternyata mampu menyelesaikan sebagian besar masalah di dunia ini. Atau setidaknya masalah di dunia ini tidak bertambah seandainya kita benar-benar melaksanakan 10 hal tadi dengan sebaik-baiknya.
Waktu sering diartikan sebagai suatu kelangsungan dilaksanakannya berbagai hal dalam hidup. Dan perbedaan utama antara orang berhasil dengan orang yang gagal terletak pada bagaimana mereka menggunakan waktu luang mereka.
Apa yang kita kerjakan di setiap waktu luang kita sangat berperan penting dalam menentukan hidup kita menjadi orang yang berarti atau menjadi orang yang biasa-biasa saja.
Saya pribadi tidak bisa mengubah jam kerja saya sesuka hati saya. Pekerjaan mengajar saya sudah terjadwal dengan baik dan saya harus mengikutinya. Tetapi saya bebas untuk melakukan apa saja pada waktu luang saya. Tentunya saya ingin melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk visi hidup saya. Saya selalu berjuang untuk memiliki hidup yang digerakkan oleh tujuan yaitu visi hidup saya. A vision driven life.
Kembali pada harapan Mr. Gandhi tadi. Jika kita sanggup melakukan 10 hal hari ini maka laukanlah 10 hal!
Is that so bro?
By: Wandi Tambunan

7 komentar:
konsepnya hampir sama dengan surplus konsumen sir. harga yang sebenernya masih mampu dibayar oleh konsumen. haha..ngasal banget.
bukannya malah defisit konsumen tuh Nen.. ntahapa.com
bukan sir. surplus konsumen udah bener itu. sebenernya kita masih mampu melakukan lebih, tapi gak dilakukan. jadi kalo surplus konsumen, sebenernya kita masih mampu bayar lebih, but you dont need to.haha..gak jelas banget.
walau energi lebih tapi kerja ga tuntas gak surplus namanya Nen. tapi ketika kerja dah tuntas dan kita masih punya spare time itu baru namanya surplus konsumen. ntahapatopiknya....
haha..iyaa deh sir.Sir, bahasa inggrisku jelek nih.ah, lesnya kepotong sii..haha
it's OK lah Nen... btw.. abang dan kakakmu udah dmn skarang? sir baca blog mu kmrn... it's good enough...
abangku di sidempuan sir.kakakku masih kuliah di unimed.
wuah, jadi malu. soalnya blog ku cuma curhatan doang sir. gak menginspirasi kayak punya sir wandy.
Posting Komentar