Dulu saat itu Engkau singgah di teras rumahku
‘Ku tidak peduli, kuabaikan saja, hebatnya angkuhku
Engkau ketuk pintu rumahku
Ku balas dengan sombongku
Hujan deras hancurkan kapalku
Ku sadar ke hampaanku
Tanpa Mu semua hambar hidupku
Engkau robohkan keegoisanku
Ku tersadar kesia-sianku
Akhirnya, ku temukan tumpuan hidupku
Luar biasa terima kasihku…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar