Minggu, April 24, 2011

Suasana Perayaan Paskah

Banyak orang merayakan paskah dengan cara yang berbeda. Ada yang pergi ke Gereja dengan memakai baju baru merasa sudah merayakan paskah. Ada juga dengan membuat fragmen di Gereja. Tradisi makan telur bersama-sama di Gereja juga belum hilang. Semuanya itu baik. Tapi satu hal yang utama adalah apakah kita sudah memahami makna sesungguhnya dari Paskah?

Hari Jumat yang lalu saya pergi ke gereja bersama istri dan putri kami. Mayoritas orang di gereja mengenakan baju berwarna hitam sebagai tanda berkabung Yesus di salibkan yang seterusnya dirayakan sebagai Jumat Agung yang dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah Good Friday.

Sepulang Gereja kami memotong ayam kampung di rumah kami. Setelah masak kami makan bersama dengan saudara yang lain di rumah. Ketika makan salah satu dari saudara tersebut tidak ikut makan daging ayam tersebut. Saya kaget, ternyata tradisi di Gereja Katolik dianjurkan tidak makan daging atau makanan enak lainnya selama Jumat Agung sebagai wujud menahan diri dari kenikmatan ‘daging’.

Hari Sabtu kemarin kami pergi ke Tao Silalahi. Sepulang dari sana saya melihat ada shooting acara fragmen Paskah di halaman Gereja HKBP perkembangan. Itu adalah salah satu cara mereka memeriahkan paskah. Itu sangat bagus.

Setiap orang harus mengalami peristiwa paskah sebab paskah adalah sebuah kemenangan yang  menghancurkan kuasa kematian yang menjadi musuh utama manusia. Iman Kristen adalah iman paskah, iman kepada Yesus yang hidup. Karena Iman paskah itulah, kekristenan mampu bertahan bahkan berkembang di tengah tekanan, penganiayaan, terus merambat sekalipun dihambat.

Sebagai wujud telah mengalami peristiwa paskah marilah kita menyatakan rasa syukur kita dengan mengasihi dan mentaati Allah dalam hidup kita. Marilah kita melayani sesama. Marilah kita mengunjungi orangtua kita, berbicaralah dengan tetangga. Jadilah teladan dalam perkataan dan perbuatan sebagai bukti kita telah mengalami peritiwa paskah.

Setidaknya, itulah yang saya yakini suasana paskah yang harus kita rayakan.
Selamat paskah!
GBU.
 _wanditambunan_