
Selama ini saya sering membanding-bandingkan prestasi sepakbola Indonesia dengan korea selatan yang nota bene sesama Negara Asia. Selama ini saya sangat kecewa dan marah pada manajemen PSSI dalam mengelola sepakbola Indonesia. Sehingga tak jarang sayapun malas menonton LSI maupun ketika timnas bertanding dengan Negara lain. Saya mengamati PSSI miskin komitmen, nihil tanggung jawab malah PSSI hanya memolitisasi sepakbola Indonesia untuk kepentingan pribadi.
Saya masih sangat optimis dengan timnas Indonesia di masa yang akan dating asal dikelola oleh ketua dan manajemen PSSI yang berkomitmen dan bertanggung jawab. Korea Selatan sudah beberapa kali melaju ke putaran final piala dunia. Sedangkan Indonesia masih tertidur dalam mimpi siang bolong yang tak kunjung terjaga. PSSI dan sepakbola Indonesia tidak boleh lagi hanya berangan-angan tapi harus melakukan perbaikan total dan jangan OMDO alias omong doang. Tapi harus mulai bekerja dengan serius memperbaiki pembinaan bakat muda. Stop dreaming start action.

Doa dan dukunganku Indonesia menjadi juara piala Suzuki AFF untuk yang pertama kalinya terealisasi tahunini juga dengan mengalahkan Malaysia di final. I have a dream. Saya ingin seluruh masyarakat Indonesia akan bersukacita di akhir tahun ini setidaknya oleh prestasi timnas Indonesia. I have dream. Kemenangan ini nantinya akan menjadi cikal bakal prestasi Indonesia di ajang bergengsi berikutnya. Setelah tingkat Asean, kemudian Asian kemudian World Cup. Why not? Start dreaming then action.Tapi ditengah euphoria ini, saya sangat tidak ingin ‘dosa dan kesalahan PSSI’ tertutupi sudah. Nurdin Halid dkk, harus tetap ‘bertobat’ sembari melakukan perbaikan total demi kemajuan sepak bola Indonesia. Maju terus Timnas!
by: Wandi Tambunan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar