Minggu, September 11, 2011

Sebuah Pelajaran tentang Kepemimpinan

Di kota ini kepemimpinan telah disalahartikan. Di sini, posisi strategis telah dijadikan sebagai target utama sebuah kepemimpinan. Memiliki kekuasaan mengambil keputusan telah didewakan dengan berbagai cara. Menentukan nasib orang lain telah dijadikan  sebagai kebanggaan dan pemuasaan diri semata. Memperkaya diri melalui sebuah posisi kepemimpinan telah menjadi hal yang lumrah disini.
Turun kau pemimpin tak berhati nurani!   -_curahan isi hatiku_-


Yang saya ketahui….

Memimpin bukan sedang berusaha mempengaruhi orang lain melalui perkataan dan tindakan semata. Bukan mempengaruhi dengan motivasi supaya dihormati. Memimimpin bukan mempengaruhi orang lain dengan memberi uang sogokan yang sebenarnya adalah uang hak miliki mereka yang engkau ‘rampas’ sebelumnya.

Memimpin berarti memiliki hidup dengan seluruh totalitas perkataan dan tindakan kita memberi pengaruh baik pada semua orang. Secara otomatis orang lain ingin untuk kita pimpin. Mereka meneladani kita. Walau belum memiliki posisi sebagai pemimpin struktural, dengan memberi pengaruh dan teladan yang baik dan menginspirasi sebenarnya kita telah menjadi pemimpin.

Salam Kepemimpinan…

_wanditambunan_

Tidak ada komentar: