Kamis, Desember 23, 2010

Doa dan Dukunganku buat Timnas Indonesia: Jadilah Juara piala Suzuki AFF 2010



 Selama ini saya sering membanding-bandingkan prestasi sepakbola Indonesia dengan korea selatan yang nota bene sesama Negara Asia. Selama ini saya sangat kecewa dan marah pada manajemen PSSI dalam mengelola sepakbola Indonesia. Sehingga tak jarang sayapun malas menonton LSI maupun ketika timnas bertanding dengan Negara lain. Saya mengamati PSSI miskin komitmen, nihil tanggung jawab malah PSSI hanya memolitisasi sepakbola Indonesia untuk kepentingan pribadi.

Saya masih sangat optimis dengan timnas Indonesia di masa yang akan dating asal dikelola oleh ketua dan manajemen PSSI yang berkomitmen dan bertanggung jawab. Korea Selatan sudah beberapa kali melaju ke putaran final piala dunia. Sedangkan Indonesia masih tertidur dalam mimpi siang bolong yang tak kunjung terjaga. PSSI dan sepakbola Indonesia tidak boleh lagi hanya berangan-angan tapi harus melakukan perbaikan total dan jangan OMDO alias omong doang. Tapi harus mulai bekerja dengan serius memperbaiki pembinaan bakat muda. Stop dreaming start action.

Doa dan dukunganku Indonesia menjadi juara piala Suzuki AFF untuk yang pertama kalinya terealisasi tahunini juga dengan mengalahkan Malaysia di final. I have a dream. Saya ingin seluruh masyarakat Indonesia akan bersukacita di akhir tahun ini setidaknya oleh prestasi timnas Indonesia. I have dream. Kemenangan ini nantinya akan menjadi cikal bakal prestasi Indonesia di ajang bergengsi berikutnya. Setelah tingkat Asean, kemudian Asian kemudian World Cup. Why not? Start dreaming then action.
 
Tapi ditengah euphoria ini, saya sangat tidak ingin ‘dosa dan kesalahan PSSI’ tertutupi sudah. Nurdin Halid dkk, harus tetap ‘bertobat’ sembari  melakukan perbaikan total demi kemajuan sepak bola Indonesia. Maju terus Timnas!

by: Wandi Tambunan 

Rabu, Desember 22, 2010

Kontrol Pikiran: Kunci Kesehatan

Tadi malam saya sangat kaget ketika ditelpon bapak saya dari kampung. Dia britau saya kalau oppung kami sedang sakit keras. Saya pun bingung mau berbuat apa karena saya hanya punya motor sehingga tidak bisa menjemputnya untuk dibawa ke rumah sakit. Saya Tanya mama saya jikalau oppung perlu dibawa ke RS apa tidak. Mama saya berkata,’Harus dibawa ke RS’. Saya telpon adik saya agar mengusahakan mobil. Thanks God, mobil Gereja mereka bisa dipinjam. Kami pun berangkat ke kampung menjemputnya tuk membawanya ke RS. Satu malam ini kami gak bisa tidur karna harus megangin tangan oppung yang sangat gelisah dan lasak sambil berusaha melepaskan selang oksigen dan infus.

Herannya, sekitar jam 10 tadi pagi sewaktu jam kunjung dokter kami menceritakan awal dan penyebab oppung ini sakit. Oppung ini sakit karena 1 hari sebelumnya dia kehilangan uang 450.000,- yang dia kumpulkan beberapa minggu dari berjualan kerupuk di rumahnya di kampung. Uangnya dicuri seorang bocah kelas 3 SD dan membelanjakannya untuk jajanan dan beli mercon untuk bermain bersama teman-temannya. Oppung sudah terlanjur sakit ketika sebagian uang itu berhasil dikembalikan. Ibu dokter tadi pagi pun menyuruh tulang kami, anak oppung ini agar berusaha berbicara ke oppung sambil memberitahu dia kalau uangnya sudah kembali dan memberikan uang itu pada oppung.

Oppung langsung duduk dan menghitung uang tersebut. Kok bisa ya. Yang tadinya dia gak sadar, gelisah dan lasak setelah uangnya ditunjukkan dia langsung tersadar dan sempat-sempatnya menghitung uangnya. Wajar toh! Dia sangat bersusah payah ngumpulin uang sebanyak itu.

Tapi sebenarnya penyebab utama yang membuat dia sakit adalah kontrol pikirannya. Karena sekitar 3 bulan yang lalu juga dia butuh uang untuk belanja kiosknya dan biaya perobatan dia sekitar 1 jutaan. Karena saya tahu dia benar2 membutuhkannya saya pun dengan 2 orang adik saya langsung patungan untuk memberikan dia uang 1 juta. Seandainya kemarin dia gak terlalu memikirkan kehilangan uangnya saya yakin dia gak bakalan opname di RS. Selain karena memang dia sangat jarang berobat ke RS biasanya hanya ke Bindes aja udah sembuh.

Jadi mari kita control pikiran kita. Biar gak gampang sakit. Bukankah hati yang gembira adalah obat? 
That’s right brother…

Selasa, Desember 21, 2010

Ultah Pesta ke_25..^surprise"...

Seorang sahabat kami di ‘home ark’ lagi ultah yang ke-25 hari ini… kami semua sayang sama dia karena dia baik, rajin tapi kadang agak ceplos. He he he he….


Kami juga tahu kalo tahun ini khususnya 1 semester ini dia menghadapi banyak tantangan dalam hidupnya. Tantangan studi di open university yang kadang agak rumit dan kurang menentu. Tapi kami salut karena dia tetap gigih dan berjuang menghadapi semuanya walau kadang terlalu sulit bagi dia yang masih sangat muda. Walau menghadapi banyak unwanted problem kami tetap yakin dia akan mampu melalui semuanya hingga dia menemukan ‘pelangi sehabis hujan dalam hidupnya’.
 

Beberapa bulan terakhir ini juga dia masih berjuang dengan kesehatannya. Ditengah banyaknya kesibukan yang harus dia lalui mengajar sebagai guru SD di pagi hari di sekolah, kesibukan sebagai pengurus MUDIKA di Gereja, mengajar di the ark school, belanja setiap hari sabtu dan seabrek kesibukan lain dia juga harus berjuang untuk menjaga kesehatannya yang belakangan ini agak menurun. Kami tetap memotivasi dia agar semangat dan mengandalkan Tuhan dalam menjalani semuanya itu.


Belum lagi bulan kemarin dia broke up sama pacarnya. Dia sangat down n disappointed karena semuanya itu. Tapi kami tetap memotivasi dia agar kuat. Kami selalu berkata padanya bahwa ketika seseorang mem break up kita itu berarti seseorang yang lebih baik dari dia telah Tuhan sediakan buat kita. We believe that.

By the way, kami baru aja ngerjain dia. Mecahin 4 butir telur ke kepalanya dan dia pun musti mandi dulu baru kami rayakan bersama-sama dilanjutkan dengan makan bersama. Asyik..!
o iya.. smoga juga kado sederhana yg kami berikan bisa bermanfaat.... 

Y ud dech.. buat sahabat kami Pestaria Siburian,

Kami ucapakan:

Selamat ultah perak.

Panjang umur. 

Sehat selalu.

Sukses kerjanya.

Tercapai impiannya.

Ketemu jodohnya.

Dan semakin mengasihi Tuhan setiap hari.

Amin.

by: Wandi Tambunan

Senin, Desember 20, 2010

Exciting Trip to Labilulus


Semalam saya dan 5 orang teman go touring by motorcycle. We started from Sidikalang. Singgah di letter Z tuk sekedar menikmati view ciptaan Tuhan nan indah di mato, skalian fotoan a la narsis. Gak kayak jadul sewaktu awak masih remaja taon 1997an yang jika mo fotoan musti cek film nya dulu tinggal berapaan. Pokoknya mo foto single susahlah… itupun setelah patungan beli film 24 ato 36 sesuai kapasitas kantong… but that’s life. Life must go on..

Kemudian singgah di Bakal Julu tuk menikmati habis-habisan durian rasa paet lada. Muantaff coy. Bokap nyokap gue sampe terheran-heran melihat lahapnya kami ‘menghajar’ durian hidangan mereka. The journey continues…

Perjalanan pun kami lanjutkan menuju labilulus tempat pemandian di sebuah desa kecil di Tigalingga. Asyik abiiesz.. mandi, renang, siram-siraman a la anak-anak. Refreshing mind and body… selesai mandi kami makan instant noodles di pondokan kecil di tepi sungai labilulus kemudian rebahan sejenak sembari menunggu hujan reda tuk lanjutin the next tour to Tanjung Baringin tempat kelahiran Judika Sihotang sang Idol…

At 5.30 pm. Kami tiba di Tanjung Beringin. Dengan ramah, orangtua seorang siswa kami, Anto Malau menawarkan kacang yang baru digorengnya + 1 gelas tuak sekedar menghilangkan rasa haus dan dinginnya cuaca. Like this.

Kemudian orangtua seorang siswa kami yang lain, Dedy Sihotang memanggang 2 ekor ayam tuk makan malam kami. Makan malam pun terhidang pas sewaktu partai Indonesia VS Philippines dimulai. Jadinya makan malam sambil nobar bola piala AFF. Thanks to El Loco. U telah antarin Indonesia gue ke final.. Mudah-mudahan Indonesian team mampu kalahin Malaysia tuk ke2 X nya di final dan mengantarin Indonesia tuk jadi juara piala AFF tuk pertama kalinya. Semoga!

Kemudian kami pulang ke Sidikalang pada malam hari sambil didera gerimis. Though, I like it all. Thanks God for taking care of us all. Thanks friends. Next trip will be to Aceh by motorcycle.. see u.

by Wandi Tambunan 

Kamis, Desember 16, 2010

Lionel Messi_Barcelona: Sepertinya Mudah sebenarnya tidak tetapi bukan berarti tidak Bisa


Saya sangat terheran-heran menyaksikan Barcelona VS Almeria bulan November 2010 yang lalu. Betapa tidak? Barcelona mencetak Goal 8 X tanpa balas sama sekali. Unbelievable! Kok bisa ya?
Satu minggu kemudian Barcelona menghadapi partai penting melawan musuh bebuyutan Real Madrid. Malam sebelum pertandingan saya terlibat psy war dengan siswa saya. Saya jagokan Barcelona dia jagokan Real Madrid. Dengan sedikit sombong dia sangat membanggakan CR7 dengan pelatih sombongnya Jose Morinho. Sayapun tidak mau kalah, saya memberanikan diri prediksi skor selisih dua goal untuk kemenangan Barca.
I think you already knew readers!
Barca membantai Real Madrid 5-0. How come? Saya sampai terkagum-kagum menyaksikan sempurnanya Barcelona pada big-match dini hari itu. Kemenangan besar itu pun terus berlanjut hingga ke minggu-minggu berikutnya.
Tapi yang paling menarik perhatian saya adalah pernyataan seorang Lionel Messi ketika mereka menghancurkan real Sociedad 11 Desember 2010 yang lalu. 5-0 untuk kemenangan Barcelona. 
Messi berkata, “Itu terlihat mudah, tapi itu menuntut banyak hal dari kami, terutama di babak pertama, saat kami buntu," sahut Messi di Marca. "Faktanya adalah, segala hal berjalan lancar setelah kami bermain di level tertinggi kami," tuntas pesepakbola peraih Ballon D’or 2009 itu.
Sepertinya mudah ternyata tidak. Messi menekankan kalau mereka bisa meraih itu karena mereka bermain di level tetinggi mereka dengan konsistensi penuh sepanjang 90 menit.
Banyak klub sepak bola yang bisa bermain bagus tapi hanya 1 babak atau mungkin 70 menit tapi kemudian tidak konsisten sehingga kalah.
Kita diingatkan seorang Lionel Messi bahwa untuk meraih sebuah sukses banyak hal yang dituntut dari kita. Konsistensi, semangat juang, skill, team work. Seperti kata sebuah kalimat bijak, We can’t with a superman but we can with a super team. Itulah yang dimiliki Barcelona sehingga mereka mampu memenangkan trophy seperti yang mereka lakukan sepanjang 2009. Mereka menyapu bersih semua trophy yang tersedia. 6 trophy. Remarkable!
by: wandi tambunan

Rabu, Desember 15, 2010

Merayakan Natal: More than a tradition

KSK Perkantas Sidikalang sudah 7 X merayakan Natal bersama siswa beberapa sekolah di Sidikalang. Thanks be to God saya mengikuti semua perayaan tersebut. Tapi yang paling saya syukuri bukan karena saya mengikutinya sebanya 7X tapi karena saya mengikutinya bukan karena sebuah tradisi tapi karena kerinduan ikut serta merayakan hari kelahiran Sang Juru Selamat.

Ada beberapa tradisi yang kita lakukan tatkala merayakan hari ulang tahun seseorang.

Yang pertama:
Yang lagi ultah tentunya masih hidup. Ya iya lah pula. Masa udah meninggal masih dirayain ultahnya?

Yang kedua:
Kita pasti bawa bingkisan sbg kado kita buat yang lagi ultah.

Tanggal 12 Desember 2010 kemaren ketika KSK adain perayaan Natal tuk rayain ultah Nya Tuhan Yesus ada 2 pertanyaan yang terlintas ke pikiran saya.

Yang pertama:
Yang lagi ultah dimana? Apa Dia masih hidup?
Kita sangat bersyukur, walau Yesus mati disalib tapi Dia bangkit pada hari ke tiga dan naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi orang percaya. Nah… itu dia makanya kita masih tetap rayain ultahNya Tuhan Yesus. S’bab Dia hidup…

Yang kedua:
Kado saya apa ya?
Kalo biasanya kita bawa bingkisan waktu rayain ultah teman. Saat rayain UltahNya Tuhan Yesus kita cukup membawa hati yang mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi kita. Hati yang menjadi tanah yang subur tempat FirmanNya bertumbuh mekar, merambat dan berbuah.

So guys! Mari kita rayakan natal bkan karena tradisi belaka. Tapi karena kerinduan yang tulus ikut serta dalam sukacita natal…

Selamat Natal!

Luv u full!


By: Wandi Tambunan

Kamis, Desember 09, 2010

Chatting with Rachael DePaoli (an American friend)

Senang banget chatting ama teman American tadi sore. Bisa saling tau kabar dan saling mendukung menjalani hidup menapaki kedewasaan berpikir dan bersikap. 
Nih, chatting kami td sore… (copy paste dari FB tanpa diedit sama sekali)

Hi, I was just thinking about you. I hope things are going really okay and well over there.
Hi there, thanks a lot. Everything runs well here.. We're busy preparing Christmas celebration.... hope u'll enjoy your Christmas season there...

Cole is coming to visit next week, I am very blessed by this. I am so so happy for Christmas and everything it brings. It is so fun to celebrate with people.

Sounds fun over there! Wish we could help with everything!

wow... cool cole. i miss him so much. he's such a good friend. we're celebrating Christmas with students this coming monday here..

That sounds like it is going to be so fun :) Please, enjoy. I really do, do hope God continues to throw blessings on you all.

I am just finishing up with school out here! FEW!

Sure! pray for us preparing all. hopefully all our students will enjoy Christmas here. btw, How is Cole?

Cole is doing well. Some stresses here and there with certain things but he seems to be growing in God very much. I am not one to judge that kind of growth, but he seems very healthy :) Which is great.

He really misses it there, so much. I t...hink he is praying a lot about what he should do next, to get guidance from the Lord. I'm sure he would appreciate your prayers when you think about him. He has a lot to think through right now. I know he will do great with his decisions.

I will surely pray for your preparations. I will ask Cole too, I am sure he would love to pray for you as well.

Thanks God for Cole's growth. I'll always pray for him. I believe all those stresses will make him stronger and maturer since we grow in trouble and problem.
I faced so many troubles and problems at his age.. but thanks God, it taught me ma...ny things in life...

December 9th 2010

by: Wandi Tambunan 

Rabu, Desember 08, 2010

Inspirasi dari Super Aneh

Sabtu kemaren exactly on 4th December 2010, I and my wife went to Medan. Brangkat jam 6 pagi naek bus. Kejar waktu musti ceppet nyampe di Medan karena akan mengerjakan banyak hal… blanja tuk kursus, pribadi n skalian ikut natalan perkantas malam harinya.
Pengen nyampe ceppet, eh malah lama. Supir bus aneh! Pande nyetir tapi aneh. Betapa tidak? Sang sopir emank pande nyettir. Hebat nge inchi, cerdas ngambil celah, mantaff menghindar jalan berlubang, pokoknya jago nyettirlah! Malah, menurut analisis saya.. dia sangat menikmati nyettir. So what?
Parahnya.. aneh bin ajaib. Ketika jalan bagus, gak ada kendaraan lewat, Eehh.. dia malah nyetir lambat. Dan itu berlangsung mulai dari Sidikalang hingga tiba di Medan… jadinya lama nyampenya di medan. Adong-adong aza! Seolah-olah dia gak mau nyettir ceppet kalo gak ada tantangan. Pokoke heran dech!
Tapi guys.. menjelang tiba di Medan.. saya jadi teringat akan sebuah karakter.. dan kale ini juga mewakili salah satu karakter saya.
Saya juga termasuk orang yang sangat serius bekerja ketika sangat sibuk, tekun ketika banyak tantangan, sabar mengatasi kesulitan, kerja keras ketika menginginkan sesuatu tapi parahnya sama kayak sopir tadi..  ketika semua berjalan dengan baik, gak ada kesibukan, problem lagi nihil, tantangan lagi absen… ehH! Saya malah aysik relaxed.. persis kayak sopir tadi…
So How am I supposed to be?
Ya itu tadi… walo sang kesibukan ato problem lagi absent.. ya kita tetep berbuat yang terbaik biar penumpang gak pada marah!
Is that right bro?



by: wandi tambunan

Jumat, Desember 03, 2010

Wariskanlah Karakter


Setiap saya pura-pura menangis maka putri saya yang baru berusia 18 bulan akan datang memeluk dan mencium saya berulang kali hingga saya berhenti menangis. I like it. Saya sangat merasakan kasih sayangnya. Dia selalu melakukannya karena kami mengajari demikian.

Tadi pagi adik saya datang ke rumah kami dan bermain dengan putri saya Lois. Pengen pamer.. saya pun pura-pura menangis sambil berharap putri saya akan memeluk dan mencium saya. Tapi sebelum Lois mendekat ke saya, adik saya pura-pura memukul saya ketika saya pura-pura menangis. Lois pun segera mendekat dan ikutan memukul saya. Begitu cepatnya seorang anak-anak yang masih berusia 1 ½ tahun meniru apa yang orang dewasa lakukan. 

Di rumah kami ada beberapa orang dewasa tinggal bersama kami dan kami sering memanggil nama mereka. Mulai dari Azis…, Lilis, Agus, dst… dengan cepat.. Lois juga akan meniru apa yang kami ucapkan. Maka tidak heran banyak anak-anak yang suka cakap kotor, suka brantam. Itu semua adalah warisan dari para orang dewasa, orang tua khususnya.

Jadi temans, don’t forget! Kids do and say what adults do and say. STOP mewariskan hal-hal yang jahat kepada anak-anak. 

By: wandi tambunan

Rabu, Desember 01, 2010

Merancang Hidup

Barusan... ketika merancang kedua gambar nih.. saya sempat capek.. bikin gambar yang menarik kok susah bangat dapat idenya ya... kale karna kejar tayang yah... jadi buru-buru.. jadinya idenya pun gak mantaff gitu.. tapi akhirnya klar juga walau gak bagus-bagus amat. tuh gambar tadi saya rancang pake coreldraw X4. masih banyak fitur-fitur yang masih harus dipelajari. tpp gpp... yang penting terus meng upgrade diri.. terus menambah nilai diri... biar makin mahal... emank mau dijual? he he he... just kidding...
Tapi seandainya hidup bisa dirancang pake coreldraw ya.... he he he... akan tetap lebih jelek dibanding rancangannya Tuhan... barangkali Tuhan pake coreldraw X1000 ya... padahal kita masih pake X4 atau X5...

 Tapi... memang  dalam hidup sehari-hari kita sering sekali buru-buru dengan hidup kita... buru-buru dalam mencapai target, dalam mengerjakan sesuatu, menginginkan sesuatu hingga ke mo mencapai setiap impian kita... karena buru-buru hasilnya jadi gak sempurna dech....
Hidup kita ini juga sedang di rancang oleh Tuhan Sang Designer and Architect terbaik.. Dia dengan sabar merancang hidup kita setiap hari agar menjadi pribadi yang berkenan kepadaNya... tapi kita sering gak sabaran jadinya gak perfect dech....
Therefore... mari kita bersabar menerima bimbingan Tuhan agar hidup kita dirancang sesuai kehendakNya agar menjadi karya terbaik.....

By: Wandi Tambunan

Senin, November 29, 2010

Students in the eyes of God.

Semakin hari semakin saya menyadari bahwa siswa sangat berharga di mata Allah (Yes 43:4). Dan semakin hari semakin saya memperlengkapi diri agar bisa mempengaruhi siswa agar menjadi pribadi yang tangguh, semangat belajar, berpikir besar dan memiliki karakter dan yang paling utama mengikut Tuhan di dalam hidupnya. Sejak masa mudanya, agar kelak menajdi pemimpin bangsa yang menggarami dunia dan menerangi kegelapan. Student today leader tomorrow.

Tanggal 27-28 November 2010 yang lalu saya mengikuti RAKER (rapat kerja) Perkantas di Medan. Saya sangat bersyukur mengikutinya. Saya semakin disadarkan akan kebutuhan siswa dan mahasiswa untuk dibina, dibimbing agar menjadi pribadi yang benar yang berjalan di dalam langkah yang benar. On the track.

Para pemuda harus bangun, bermimpi dan berjuang untuk mencapainya. Sekaranglah saatnya bagi siswa untuk berubah, memutar haluan dari jalan yang salah, belajar, menetapkan impian dan bertarung dengan sungguh-sungguh untuk meraihnya. 

Saya sangat bangga dan beruntung menjadi salah satu dari komunitas Perkantas yang memiliki cita-cita luhur membina generasi muda demi pembangunan hari esok. 

Hi siswa, mahasiswa, pemuda! Jangan lagi sia-siakan hidupmu! Pergunakanlah waktu dengan baik, bangunlah dan bermimpilah! Tetapkan cita-citamu setinggi-tingginya dan berkaryalah dalam hidupmu! 

By: Wandi Tambunan

Rabu, November 24, 2010

Berdikari 35… I Miss U….

 B35 is an unforgettable home for me…

The very first time saya datang ke tempat ini adalah bulan September 1998. Waktu itu saya masih semester 1 kuliah jadi masih pendiam dan malu-malu gitu. Saya datang ke tempat ini karena  diajak senior mo PA… alias belajar Alkitab. Awalnya sih nolak tapi karena setiap ketemu di kampus si senior ngajak terus… Ya uda dech… kita hargai.. rencananya mo datang skali aja… eh malah jadi suka….

Friends…? You know… di tempat inilah saya semakin mengenal Kristus dan mengambil keputusan tuk trima Kristus sebagai Tuhan dan juruslamat pribadi saya. Bahkan di tempat inilah saya semakin dibina dalam hal karakter dan pengetahuan bahkan pengembangan diri…… secara waktu tamat SMA saya orangnya pendiam n suka minder gitu…. Tapi thanks God… melalui berbagai kebaktian, pelatihan, kebersamaan dan interaksi banyak orang di wadah ini saya smakin di tempa untuk self confident and menerima diri serta mau mengembangkan diri…. Because I am worthy in the eyes of God…..

One year later….
Saya pertama kali ketemu dengan seseorang yang sekarang telah menjadi istri saya… juga di tempat ini… but not really love at the first sight lah….. yah.. jadinya makin semangat ke B35… tapi jangan salah lo! It’s not the only reason and not the only purpose I went there….

Finally, in May 2001 I told her that I love her… and fortunately she accepted me as her special friends… makin smangat jadinya…
One month later….
Exactly on 16 July 2001 I got a job in Kisaran then I moved there… she didn’t agree but I insisted on going there… not long after… saya terima surat dari Mr. Postman. I was very very sad… she decided to break me up… putus dech……
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------a very long story to tell-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

7 years later. We got married. Are you curious how?  Next time I’ll let u know….

Teman2 yang masih sering ke B35 hingga saat ini….. apa kabar disana? Share with me please....




By: Wandi Tambunan

Minggu, November 21, 2010

Saya adalah Manager Arsenal…. Eh, Arksenal masksudnya… [Ark school kale bro..]

Saya adalah pecinta sepak bola Liga Inggris dan Liga Spanyol. Klub sepakbola yang paling saya kagumi adalah Arsenal dan Barcelona. Saya suka Arsenal karena Arsene Wenger, The Professor mengutamakan pembinaan bakat muda. Tidak seperti Manchester City dan Real Madrid yang suka belanja pemain bintang berkat kekayaan si pemilik klub. Dan Arsenal adalah salah satu klub sepakbola dengan kondisi financial paling sehat. Seandainya MC dan RM jadi juara itu sih wajar… dan biasa aja.. gak heran maksudnya… tapi kalo Arsenal jadi juara? Itu baru luar biasa. [he he he… ini hanya opini pribadi aja…. Jangan tersinggung coy!] sori banget deh buat para fans MC n RM. Just kidding bro….

Semalam Arsenal berada di urutan kedua Liga Inggris hanya terpaut 2 poin di bawah Chelsea klasemen sementara. Dengan semangat dan optimisme yang tinggi tadi sekitar jam 7.30 saya berangkat ke kota untuk nonton bareng Liga Inggris di Warung Naro Sidikalang.

Arsenal VS Totenham Hotspur. Babak pertama adalah milik Arsenal. Dengan permainan tiki taka ala Spanyol khas Arsenal, Arsenal sangat menguasai pertandingan dan unggul 2-0 lewat gol Samir Nasri dan Maroune Chamaks. Tapi di babak kedua petaka bagi Arsenal. Totenham Hotspur ber Bale k unggul menjadi 3-2. Dan akhirnya Derby London dimenangkan oleh Totenham Hotspur.

Saya sangat sedih melihat kekecewaan pelatih Arsenal Arksene Wenger , Eh.. Arsene Wenger maksud saya. 

Seharusnya saya adalah manager Arsenal khususnya di derby London ini. Para pemain Arsenal masih sangat muda. Mereka belum memiliki mental juara yang kuat. 

Mereka harus terus didorong, diingatkan agar tidak lengah, diinspirasi agar focus 100% selama 90 menit, digembleng agar kuat menghadapi masalah, ditantang agar rajin menguasai bola. 

Arkshavin, Eh Arshavin maksud saya, seharusnya mampu mencetak gol melihat beberapa peluang yang dia miliki. Tapi Apes bagi Arsenal.. banyak peluang gol yang disiasiakan oleh the young gunners… 

Fortunately, Chelsea si pemuncak klasemen sementara juga dikalahkan oleh Birmingham City (thanks BC) sehingga Arsenal tetap hanya tertinggal 2 poin oleh Chelsea. Keep going the young gooners…

Ei Temans…. Ini tulisan hanya sebatas mo curhat….. he he he… seriusamat.com

By: Wandi Tambunan

Kamis, November 18, 2010

Berbenah demi Kemajuan: more than words


Untuk meningkatkan sebuah usaha atau kinerja sebuah lembaga butuh lebih dari sebatas menampung ide atau kritikan tapi harus melaksanakannya dengan komitmen tinggi. Seperti mottonya Prudential yang kerap kali kita dengar dan lihat di layar televisi kita: Always listening always understanding…

Tadi pagi sekitar jam 10 pagi saya diundang BRI cabang Sidikalang pada acara gathering dengan beberapa nasabah BRI di Kabupaten Dairi. Walau sebenarnya saya belum termasuk nasabah tapi masih calon karena pengajuan saya masih dalam proses. Ada yang berasal dari Pak-Pak bharat, Parongil, Tigalingga, Sumbul dan Sidikalang. Acara ini diselenggarakan dalam bentuk Tanya jawab, menyampaikan unek-unek, serta masukan demi peningkatan kinerja BRI di Kabupaten Dairi.

Yang paling saya kagumi adalah pihak BRI tidak banyak membela diri malah mereka sangat mengharapkan banyak unek-unek atau kritikan disampaikan oleh para nasabah seperti belum adanya satpam di beberapa unit BRI, budaya antri yang belum berjalan dengan baik atau lamanya proses pengajuan pinjaman.

Seperti halnya BRI, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) juga selalu menampung aspirasi rakyat, mengumpulkan sebanyak-banyaknya masukan dan kritikan dari rakyat kemudian membuangnya ke ‘tempat sampah’ tanpa melaksanakannya. Tapi salah sendiri juga.. DPR adalah pilihan rakyat toh?

Tapi saya yakin BRI beda. Mereka akan melaksanakan setiap masukan yang mereka dapatkan demi peningkatan kinerja mereka. Semoga!

Btw, BRI, thanks ya buat makan siangnya, serta souvenir payung dan muk cantik. He he he he…. Adaadaaja.com

By: Wandi Tambunan