Senin, Maret 28, 2011

Amarah yang M E L E D A K

Visi adalah amarah yang meledak karena ketidaksetujuan kita terhadap fakta masa kini sehingga amarah tersebut memaksa kita untuk bertindak tegas didorong oleh keinginan yang kuat agar fakta masa kini tersebut tidak akan terjadi lagi dimasa yang akan datang. Demikian kesimpulan saya tentang arti visi setelah membaca beberapa pengertian tentang visi.

Di kabupaten Dairi kota tempat saya tinggal banyak sekali hal-hal yang bisa membuat kita marah. Mutasi guru yang ‘gila-gilaan’. Kepala sekolah tiba-tiba dimutasi menjadi guru biasa di desa terpencil dengan alasan mutasi yang tidak jelas. Kepala sekolah SMK N di Sidikalang tiba-tiba dimutasi menjadi kepala sekolah SMP N di desa. Guru biasa di daerah tiba-tiba diangkat menjadi kepala sekolah di kota tanpa kriteria yang tepat. Pengembangan kota yang stagnan. Birokrasi yang rumit. Gila, bukan?
Hati siapa takkan marah melihat situasi ini? Mari kita uji hati kita. Jika kita tidak marah berarti kita tidak memiliki visi terhadap Dairi tercinta ini. Barangkali kita harus belajar untuk marah melihat semua fakta ini. 

Lantas apa tindakan kita?  

I have a dream

Jalan Sidikalang – Medan akan diperbaiki tuntas sehingga jarak tempuh Sidikalang – Medan paling lama 3 jam seperti halnya ketika saya masih kuliah tahun 90an yl. Sekolah-sekolah Plus yang mengutamakan kualitas guru dan siswa dengan biaya relative murah akan berkembang di Sidikalang. Penataan kota seperti jalan dan bangunan yang rapi dan bersih. Pembangunan pusat hiburan yang edukatif. Birokrasi yang mudah. Mutasi atau penempatan guru berdasarkan the right person at the right place at the right time. Peningkatan perkapita daerah. Membuka lowongan kerja baru. Memberantas kenakalan remaja. Mengembangkan daerah-daerah terpencil. Sehingga suatu saat kabupaten Dairi akan menjadi kota teladan. Tempat yang nyaman untuk dihuni. Kota yang menghasilkan siswa-siswa yang cerdas, berprestasi serta berkarakter dan takut akan Tuhan.

Mari kita perjuangkan visi ini bersama-sama!

by wandi tambunan

Selasa, Maret 22, 2011

Watching Growth_mengamati pertumbuhan

Saya suka menanam bunga di pekarangan rumah kami. Saya menikmati keindahan. Tapi hal utama yang membuat saya suka menanam bunga adalah menikmati pertumbuhannya setiap hari. Menyiramnya, mencabut rumput disekitarnya, membersihkannya dan terus mengamati pertumbuhannya setiap hari. Ketika saya letih atau punya masalah saya suka duduk dekat bunga, berpikir, mencari solusi, menemukan gagasan bahkan mendapatkan pemikiran-pemikiran baru yang belum pernah terlintas di benak saya sebelumnya.
 
Saya mempunyai seorang putri yang masih berusia 20 bulan. Setiap hari saya suka bermain dengan dia. Di pagi hari ketika bangun, di sore hari seusai kerja dan malam hari sebelum tidur. Satu hal yang saya sangat nikmati adalah menikmati pertumbuhan dia setiap harinya. Dia sangat cepat meniru baik melalui perkataan maupun tindakan. Saya selalu mengamati perkembangan dia setiap harinya. Dia bertumbuh sangat cepat. Kemampuan berbicara, berjalan, memahami pembicaraan bahkan meniru hal-hal yang kita kerjakan.

Sebagai seorang yang sudah mengenal Tuhan sejak berusia 17 tahunan saya juga mau mengamati pertumbuhan iman dan karakter saya.  Saya sudah melewati ulang tahun saya yang ke-31 tahun. Bisa dibilang saya sudah adult (dewasa dari segi usia) tapi belum bisa dibilang mature (dewasa dari segi karakter dan pemikiran). Banyak hal yang masih harus saya ubahkan dari diri saya. Cara berpikir, berbicara, bertindak maupun dalam mengambil keputusan. Tapi terpujilah Tuhan yang cukup sabar mengampuni dan membimbing saya agar semakin diubahkan menjadi pribadi yang berkenan dihatiNya. Semoga setiap hari saya bisa mengamati pertumbuhan yang lebih baik dalam diri saya.
For me, being an observant is extremely exciting. Dengan mengamati pertumbuhan semakin memacu kita untuk terus mengupayakan pertumbuhan baik tentang diri kita, orang lain bahkan sekeliling kita.

Selamat mengamati pertumbuhan!

by wandi tambunan

Senin, Maret 21, 2011

'gak baca 'gak ada ide...

Lho! 
Kan udah saya bilang 
lg gak ada ide... 
wajar toh! 
udah 3 hari ini 
saya gak baca...
he he he he...

S'karang
saya lagi baca
kalo
udah
ada 
ide
n'tar
langsung 
saya 
posting...

SWEAR...! 
 

Jumat, Maret 18, 2011

Hobby becomes Talent

Hobby mu akan menjadi bakat mu

Sesungguhnya bakat adalah produk jadi dari hobby
Pelajari diri mu, amati dirimu
Setiap hobby mu berpotensi menjadi bakatmu

Anda menyukai sesuatu?
Anda ingin menggapai impian yang tinggi?
Tetaplah berbuat!
Tetaplah menabur!

Taburlah pengetahuan!
Taburlah ketrampilan!
Asahlah karakter!

Tetaplah konsisten mengerjakan semuanya itu.
FOKUS dalam PELAKSANAAN!

Jangan ‘selingkuh’ pada kegiatan yang tak berguna

Tetaplah disana…
Di tempat dan masa
Dimana dan disaat engkau mengasah diri mu 

Hingga  hobby mu menjadi bakatmu, menjadi keahlianmu

Hingga keahlianmu
Menjadi sayap-sayap yang kokoh
Membawamu terbang di awan keberhasilan…


by wandi tambunan 



Kamis, Maret 17, 2011

Detik Berlalu…

Detik Berlalu…

Amati apa yang Engkau perbuat dengan setiap detik mu.
Hargai setiap saat yang berjalan, 
    Mereka tidak akan kembali.
Rencanakan langkah catur mu!
Kendalikan dirimu!

Koleksi setiap pengalaman berhargamu!
Pastikan setiap detik yang Engkau lalui berharga.
Bagikan hidupmu agar bermanfaat bagi sesamamu.
Cintailah hidup!
Hidupilah cinta!

Akhirnya, di masa tua mu...
Engkau akan terkejut dan bersyukur...
Betapa berharganya setiap detik yang telah Engkau lalui..

by wandi tambunan

Extra Energy

Bangun pagi, engkau berkata, “Papa… sayang…”
Melihat HP ku, engkau berkata, “Video… Music… Bikin pa..”
Melihat motor ku, engkau berkata, “Yuk pa.. jalan-jalan”
Melihat laptopku, engkau berkata, “Bikin video… baby”
Melihatku nonton TV, engkau matikan TV… engkau berkata, “Yuk.. pak main…”
Melihatku tidur, engkau berkata, “Pa… bangun…”
Melihatku mengajar di kelas, engkau berkata, “ kakak.. abang…” 
     kau ganggu siswaku tuk cari perhatianku

Melihatku rebahan ketika letih, 
     engkau memelukku dan berkata, “ papa… cayang…”

Semakin kusadari… 
Kehadiranmu memberikan extra energy menjalani hari-hariku…
Semoga Tuhan segera mengaruniakanmu 
adik laki-laki dan perempuan agar ada temanmu bermain. 
Amin.


 by wandi tambunan