Kamis, Desember 09, 2010

Chatting with Rachael DePaoli (an American friend)

Senang banget chatting ama teman American tadi sore. Bisa saling tau kabar dan saling mendukung menjalani hidup menapaki kedewasaan berpikir dan bersikap. 
Nih, chatting kami td sore… (copy paste dari FB tanpa diedit sama sekali)

Hi, I was just thinking about you. I hope things are going really okay and well over there.
Hi there, thanks a lot. Everything runs well here.. We're busy preparing Christmas celebration.... hope u'll enjoy your Christmas season there...

Cole is coming to visit next week, I am very blessed by this. I am so so happy for Christmas and everything it brings. It is so fun to celebrate with people.

Sounds fun over there! Wish we could help with everything!

wow... cool cole. i miss him so much. he's such a good friend. we're celebrating Christmas with students this coming monday here..

That sounds like it is going to be so fun :) Please, enjoy. I really do, do hope God continues to throw blessings on you all.

I am just finishing up with school out here! FEW!

Sure! pray for us preparing all. hopefully all our students will enjoy Christmas here. btw, How is Cole?

Cole is doing well. Some stresses here and there with certain things but he seems to be growing in God very much. I am not one to judge that kind of growth, but he seems very healthy :) Which is great.

He really misses it there, so much. I t...hink he is praying a lot about what he should do next, to get guidance from the Lord. I'm sure he would appreciate your prayers when you think about him. He has a lot to think through right now. I know he will do great with his decisions.

I will surely pray for your preparations. I will ask Cole too, I am sure he would love to pray for you as well.

Thanks God for Cole's growth. I'll always pray for him. I believe all those stresses will make him stronger and maturer since we grow in trouble and problem.
I faced so many troubles and problems at his age.. but thanks God, it taught me ma...ny things in life...

December 9th 2010

by: Wandi Tambunan 

Rabu, Desember 08, 2010

Inspirasi dari Super Aneh

Sabtu kemaren exactly on 4th December 2010, I and my wife went to Medan. Brangkat jam 6 pagi naek bus. Kejar waktu musti ceppet nyampe di Medan karena akan mengerjakan banyak hal… blanja tuk kursus, pribadi n skalian ikut natalan perkantas malam harinya.
Pengen nyampe ceppet, eh malah lama. Supir bus aneh! Pande nyetir tapi aneh. Betapa tidak? Sang sopir emank pande nyettir. Hebat nge inchi, cerdas ngambil celah, mantaff menghindar jalan berlubang, pokoknya jago nyettirlah! Malah, menurut analisis saya.. dia sangat menikmati nyettir. So what?
Parahnya.. aneh bin ajaib. Ketika jalan bagus, gak ada kendaraan lewat, Eehh.. dia malah nyetir lambat. Dan itu berlangsung mulai dari Sidikalang hingga tiba di Medan… jadinya lama nyampenya di medan. Adong-adong aza! Seolah-olah dia gak mau nyettir ceppet kalo gak ada tantangan. Pokoke heran dech!
Tapi guys.. menjelang tiba di Medan.. saya jadi teringat akan sebuah karakter.. dan kale ini juga mewakili salah satu karakter saya.
Saya juga termasuk orang yang sangat serius bekerja ketika sangat sibuk, tekun ketika banyak tantangan, sabar mengatasi kesulitan, kerja keras ketika menginginkan sesuatu tapi parahnya sama kayak sopir tadi..  ketika semua berjalan dengan baik, gak ada kesibukan, problem lagi nihil, tantangan lagi absen… ehH! Saya malah aysik relaxed.. persis kayak sopir tadi…
So How am I supposed to be?
Ya itu tadi… walo sang kesibukan ato problem lagi absent.. ya kita tetep berbuat yang terbaik biar penumpang gak pada marah!
Is that right bro?



by: wandi tambunan

Jumat, Desember 03, 2010

Wariskanlah Karakter


Setiap saya pura-pura menangis maka putri saya yang baru berusia 18 bulan akan datang memeluk dan mencium saya berulang kali hingga saya berhenti menangis. I like it. Saya sangat merasakan kasih sayangnya. Dia selalu melakukannya karena kami mengajari demikian.

Tadi pagi adik saya datang ke rumah kami dan bermain dengan putri saya Lois. Pengen pamer.. saya pun pura-pura menangis sambil berharap putri saya akan memeluk dan mencium saya. Tapi sebelum Lois mendekat ke saya, adik saya pura-pura memukul saya ketika saya pura-pura menangis. Lois pun segera mendekat dan ikutan memukul saya. Begitu cepatnya seorang anak-anak yang masih berusia 1 ½ tahun meniru apa yang orang dewasa lakukan. 

Di rumah kami ada beberapa orang dewasa tinggal bersama kami dan kami sering memanggil nama mereka. Mulai dari Azis…, Lilis, Agus, dst… dengan cepat.. Lois juga akan meniru apa yang kami ucapkan. Maka tidak heran banyak anak-anak yang suka cakap kotor, suka brantam. Itu semua adalah warisan dari para orang dewasa, orang tua khususnya.

Jadi temans, don’t forget! Kids do and say what adults do and say. STOP mewariskan hal-hal yang jahat kepada anak-anak. 

By: wandi tambunan

Rabu, Desember 01, 2010

Merancang Hidup

Barusan... ketika merancang kedua gambar nih.. saya sempat capek.. bikin gambar yang menarik kok susah bangat dapat idenya ya... kale karna kejar tayang yah... jadi buru-buru.. jadinya idenya pun gak mantaff gitu.. tapi akhirnya klar juga walau gak bagus-bagus amat. tuh gambar tadi saya rancang pake coreldraw X4. masih banyak fitur-fitur yang masih harus dipelajari. tpp gpp... yang penting terus meng upgrade diri.. terus menambah nilai diri... biar makin mahal... emank mau dijual? he he he... just kidding...
Tapi seandainya hidup bisa dirancang pake coreldraw ya.... he he he... akan tetap lebih jelek dibanding rancangannya Tuhan... barangkali Tuhan pake coreldraw X1000 ya... padahal kita masih pake X4 atau X5...

 Tapi... memang  dalam hidup sehari-hari kita sering sekali buru-buru dengan hidup kita... buru-buru dalam mencapai target, dalam mengerjakan sesuatu, menginginkan sesuatu hingga ke mo mencapai setiap impian kita... karena buru-buru hasilnya jadi gak sempurna dech....
Hidup kita ini juga sedang di rancang oleh Tuhan Sang Designer and Architect terbaik.. Dia dengan sabar merancang hidup kita setiap hari agar menjadi pribadi yang berkenan kepadaNya... tapi kita sering gak sabaran jadinya gak perfect dech....
Therefore... mari kita bersabar menerima bimbingan Tuhan agar hidup kita dirancang sesuai kehendakNya agar menjadi karya terbaik.....

By: Wandi Tambunan

Senin, November 29, 2010

Students in the eyes of God.

Semakin hari semakin saya menyadari bahwa siswa sangat berharga di mata Allah (Yes 43:4). Dan semakin hari semakin saya memperlengkapi diri agar bisa mempengaruhi siswa agar menjadi pribadi yang tangguh, semangat belajar, berpikir besar dan memiliki karakter dan yang paling utama mengikut Tuhan di dalam hidupnya. Sejak masa mudanya, agar kelak menajdi pemimpin bangsa yang menggarami dunia dan menerangi kegelapan. Student today leader tomorrow.

Tanggal 27-28 November 2010 yang lalu saya mengikuti RAKER (rapat kerja) Perkantas di Medan. Saya sangat bersyukur mengikutinya. Saya semakin disadarkan akan kebutuhan siswa dan mahasiswa untuk dibina, dibimbing agar menjadi pribadi yang benar yang berjalan di dalam langkah yang benar. On the track.

Para pemuda harus bangun, bermimpi dan berjuang untuk mencapainya. Sekaranglah saatnya bagi siswa untuk berubah, memutar haluan dari jalan yang salah, belajar, menetapkan impian dan bertarung dengan sungguh-sungguh untuk meraihnya. 

Saya sangat bangga dan beruntung menjadi salah satu dari komunitas Perkantas yang memiliki cita-cita luhur membina generasi muda demi pembangunan hari esok. 

Hi siswa, mahasiswa, pemuda! Jangan lagi sia-siakan hidupmu! Pergunakanlah waktu dengan baik, bangunlah dan bermimpilah! Tetapkan cita-citamu setinggi-tingginya dan berkaryalah dalam hidupmu! 

By: Wandi Tambunan

Rabu, November 24, 2010

Berdikari 35… I Miss U….

 B35 is an unforgettable home for me…

The very first time saya datang ke tempat ini adalah bulan September 1998. Waktu itu saya masih semester 1 kuliah jadi masih pendiam dan malu-malu gitu. Saya datang ke tempat ini karena  diajak senior mo PA… alias belajar Alkitab. Awalnya sih nolak tapi karena setiap ketemu di kampus si senior ngajak terus… Ya uda dech… kita hargai.. rencananya mo datang skali aja… eh malah jadi suka….

Friends…? You know… di tempat inilah saya semakin mengenal Kristus dan mengambil keputusan tuk trima Kristus sebagai Tuhan dan juruslamat pribadi saya. Bahkan di tempat inilah saya semakin dibina dalam hal karakter dan pengetahuan bahkan pengembangan diri…… secara waktu tamat SMA saya orangnya pendiam n suka minder gitu…. Tapi thanks God… melalui berbagai kebaktian, pelatihan, kebersamaan dan interaksi banyak orang di wadah ini saya smakin di tempa untuk self confident and menerima diri serta mau mengembangkan diri…. Because I am worthy in the eyes of God…..

One year later….
Saya pertama kali ketemu dengan seseorang yang sekarang telah menjadi istri saya… juga di tempat ini… but not really love at the first sight lah….. yah.. jadinya makin semangat ke B35… tapi jangan salah lo! It’s not the only reason and not the only purpose I went there….

Finally, in May 2001 I told her that I love her… and fortunately she accepted me as her special friends… makin smangat jadinya…
One month later….
Exactly on 16 July 2001 I got a job in Kisaran then I moved there… she didn’t agree but I insisted on going there… not long after… saya terima surat dari Mr. Postman. I was very very sad… she decided to break me up… putus dech……
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------a very long story to tell-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

7 years later. We got married. Are you curious how?  Next time I’ll let u know….

Teman2 yang masih sering ke B35 hingga saat ini….. apa kabar disana? Share with me please....




By: Wandi Tambunan

Minggu, November 21, 2010

Saya adalah Manager Arsenal…. Eh, Arksenal masksudnya… [Ark school kale bro..]

Saya adalah pecinta sepak bola Liga Inggris dan Liga Spanyol. Klub sepakbola yang paling saya kagumi adalah Arsenal dan Barcelona. Saya suka Arsenal karena Arsene Wenger, The Professor mengutamakan pembinaan bakat muda. Tidak seperti Manchester City dan Real Madrid yang suka belanja pemain bintang berkat kekayaan si pemilik klub. Dan Arsenal adalah salah satu klub sepakbola dengan kondisi financial paling sehat. Seandainya MC dan RM jadi juara itu sih wajar… dan biasa aja.. gak heran maksudnya… tapi kalo Arsenal jadi juara? Itu baru luar biasa. [he he he… ini hanya opini pribadi aja…. Jangan tersinggung coy!] sori banget deh buat para fans MC n RM. Just kidding bro….

Semalam Arsenal berada di urutan kedua Liga Inggris hanya terpaut 2 poin di bawah Chelsea klasemen sementara. Dengan semangat dan optimisme yang tinggi tadi sekitar jam 7.30 saya berangkat ke kota untuk nonton bareng Liga Inggris di Warung Naro Sidikalang.

Arsenal VS Totenham Hotspur. Babak pertama adalah milik Arsenal. Dengan permainan tiki taka ala Spanyol khas Arsenal, Arsenal sangat menguasai pertandingan dan unggul 2-0 lewat gol Samir Nasri dan Maroune Chamaks. Tapi di babak kedua petaka bagi Arsenal. Totenham Hotspur ber Bale k unggul menjadi 3-2. Dan akhirnya Derby London dimenangkan oleh Totenham Hotspur.

Saya sangat sedih melihat kekecewaan pelatih Arsenal Arksene Wenger , Eh.. Arsene Wenger maksud saya. 

Seharusnya saya adalah manager Arsenal khususnya di derby London ini. Para pemain Arsenal masih sangat muda. Mereka belum memiliki mental juara yang kuat. 

Mereka harus terus didorong, diingatkan agar tidak lengah, diinspirasi agar focus 100% selama 90 menit, digembleng agar kuat menghadapi masalah, ditantang agar rajin menguasai bola. 

Arkshavin, Eh Arshavin maksud saya, seharusnya mampu mencetak gol melihat beberapa peluang yang dia miliki. Tapi Apes bagi Arsenal.. banyak peluang gol yang disiasiakan oleh the young gunners… 

Fortunately, Chelsea si pemuncak klasemen sementara juga dikalahkan oleh Birmingham City (thanks BC) sehingga Arsenal tetap hanya tertinggal 2 poin oleh Chelsea. Keep going the young gooners…

Ei Temans…. Ini tulisan hanya sebatas mo curhat….. he he he… seriusamat.com

By: Wandi Tambunan

Kamis, November 18, 2010

Berbenah demi Kemajuan: more than words


Untuk meningkatkan sebuah usaha atau kinerja sebuah lembaga butuh lebih dari sebatas menampung ide atau kritikan tapi harus melaksanakannya dengan komitmen tinggi. Seperti mottonya Prudential yang kerap kali kita dengar dan lihat di layar televisi kita: Always listening always understanding…

Tadi pagi sekitar jam 10 pagi saya diundang BRI cabang Sidikalang pada acara gathering dengan beberapa nasabah BRI di Kabupaten Dairi. Walau sebenarnya saya belum termasuk nasabah tapi masih calon karena pengajuan saya masih dalam proses. Ada yang berasal dari Pak-Pak bharat, Parongil, Tigalingga, Sumbul dan Sidikalang. Acara ini diselenggarakan dalam bentuk Tanya jawab, menyampaikan unek-unek, serta masukan demi peningkatan kinerja BRI di Kabupaten Dairi.

Yang paling saya kagumi adalah pihak BRI tidak banyak membela diri malah mereka sangat mengharapkan banyak unek-unek atau kritikan disampaikan oleh para nasabah seperti belum adanya satpam di beberapa unit BRI, budaya antri yang belum berjalan dengan baik atau lamanya proses pengajuan pinjaman.

Seperti halnya BRI, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) juga selalu menampung aspirasi rakyat, mengumpulkan sebanyak-banyaknya masukan dan kritikan dari rakyat kemudian membuangnya ke ‘tempat sampah’ tanpa melaksanakannya. Tapi salah sendiri juga.. DPR adalah pilihan rakyat toh?

Tapi saya yakin BRI beda. Mereka akan melaksanakan setiap masukan yang mereka dapatkan demi peningkatan kinerja mereka. Semoga!

Btw, BRI, thanks ya buat makan siangnya, serta souvenir payung dan muk cantik. He he he he…. Adaadaaja.com

By: Wandi Tambunan

Sabtu, November 13, 2010

Demi ULTAH pacar...

Ini Crita... non fiksi friends... tapi pelakunya TOP SECRET ya... 
crita ne.. about a man who really loves a woman.. ttg perjuangan nya tuk snangin pacarnya di hari ultahnya hari ini... 13 November 2010.
gini nih critanya...

Jauh-jauh waktu seorang pria sudah merencanakan untuk merayakan ulang tahun pacarnya. Memikirkan dengan serius kado yang akan diberikan kepada kekasih cintanya. Mengatur waktu sedemikian rupa agar bisa mengunjungi kekasih nun jauh di mato.
 
Unfortunately, kado yang sudah jauh-jauh di beli dipesan khusus dari Siantar eh spertinya gak cocok buat si dia. Finally, dia pun gak mau give up. Dibantu oleh sang kakak dia pun berupaya mencari toko yang masih buka.
Beli kado walau udah jelang larut malam, memberanikan diri mengetok pintu karena toko sudah keburu tutup, akhirnya si pemilik toko dengan murah hati membukakan pintu dan menawarkan dengan sabar beberapa paket baju yang cocok buat kado ultah sang kekasih pujaan hati
Thanks God! He finally did it. Dapat juga kado yang bagus dan cocok buat adinda di kota Kabanjahe.
 
Lantas gimana?
Besok paginya, awak belum lagi bangun, dia udah berangkat ke Kabanjahetuk merayakan ultah kekasih. Padahal tadi malam  pulang kerja aja udah lewat jam 12 midnight..
Remarkable!

Sidikalang _ Kabanjahe (skitar 2 jam kale ya… by Datra iya lah ya. Tapi kalo jalan kaki? 2 menit aja. Gak nyampe maksudnya)
 
Trus… rayain ultahnya di Kabanjahe?
Kagak man!
Mickey Holiday bro! Brastagi..
Hebat… 
Ternyata teman kita yang satu ini luar biasa romantis juga
udah gitununda jadwal badminton lagi.. Secara stiap sabtu pagi kita main badminton bareng di GOR Sidikalang. Gak bilang2 pula tuh! He he he…  ^peace^ just kidding bro!

Y ud dech! Mudah-mudahan aja pulang dari Kabanjahe dia bawa oleh-oleh buat kita. At least…Something to eat lah.

Dan mudah2an aja mereka langgeng2 aja… n suatu saat jadi nikahnya… Amin.

Happy birthday sister!


By: Wandi Tambunan 

Jumat, November 12, 2010

Obama bernostalgia Indonesia bersolek


So pasti kita sudah pernah dengar kalimat bijaksana: ‘Kebiasaan belum tentu baik tapi kebaikan harus dibiasakan’. Sangat benar makna petuah ini. Sering sekali kita berbuat baik karena ada maunya, karena ada moment khusus atau karena banyak orang yang melihat. Padahal karakter adalah tetap melakukan hal-hal yang baik sekalipun tidak ada yang melihatnya.

Tadi malam saya Chatting dengan seorang mantan siswa saya yang sekarang sudah kuliah di UI (Universitas Indonesia). Kami chatting perihal kedatangan Obama ke Indonesia.


Lisayana Sembiring told me:
o iya...
jadi kan,, pas yg tanggal 9 Nov itu...,
aquu ke UKI (Cawang, Jaktim),, bersih gtu jalanan Menejz...
kaget terheran-heran awak ngeliyat Jakarta tiba2 bersih..
hahahahaha
Wandi commented: Itulah namanya kebaikan karna momentum.. seharusnya hal baik itu jadi habit...

Negara kita ini memang sangat pandai bersolek. Najwa pernah membahas secara khusus tentang ‘solek politik’ di acara Mata Najwa. Para calon anggota DPR, para calon pemimpin politik yang bahkan menyewa jasa para pesolek politik seperti Lingkar Survei Indonesia. SBY misalnya berhasil mencuri simpatik sekitar 60% suara masyarakat Indonesia pada Pemilihan Presiden secara langsung pemilu yang lalu adalah berkat jasa LSI yang dipromotori oleh Denny JA.

So how?

Seperti pesan petuah tadi, marilah kita jadikan berbuat baik sebagai sebuah kebiasaan kita yang didorong oleh hati nurani bukan karena dilihat oleh orang lain, bukan karena ada maunya tapi biarlah itu menjadi karakter kita yang sebenarnya.

By: Wandi Tambunan

Kamis, November 11, 2010

So much to do so little done

SO MUCH TO DO SO LITTLE DONE
[banyak hal yang harus dikerjakan tapi hanya sedikit yang terlaksana] 



 ‘Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang sebenarnya mampu kita lakukan akan sanggup untuk memecahkan sebagian besar masalah dunia ini’. 
                                                                                           Mahatma Gandhi



Barangkali hari ini kita sanggup melakukan 10 hal tapi karena suka menunda-nunda atau mungkin karena lagi dihinggapi penyakit malas kita pun hanya melakukan 5 atau 6 hal saja. Barangkali itu juga alasan Gandhi mengatakan kalimat diatas. Perbedaan antara 10 hal yang kita sanggup kerjakan dengan 5 hal saja yang akhirnya kita kerjakan ternyata mampu menyelesaikan sebagian besar masalah di dunia ini. Atau setidaknya masalah di dunia ini tidak bertambah seandainya kita benar-benar melaksanakan 10 hal tadi dengan sebaik-baiknya.

Waktu sering diartikan sebagai suatu kelangsungan dilaksanakannya berbagai hal dalam hidup. Dan perbedaan utama antara orang berhasil dengan orang yang gagal terletak pada bagaimana mereka menggunakan waktu luang mereka.


 Apa yang kita kerjakan di setiap waktu luang kita sangat berperan penting dalam menentukan hidup kita menjadi orang yang berarti atau menjadi orang yang biasa-biasa saja.


Saya pribadi tidak bisa mengubah jam kerja saya sesuka hati saya. Pekerjaan mengajar saya sudah terjadwal dengan baik dan saya harus mengikutinya.  Tetapi saya bebas untuk melakukan apa saja pada waktu luang saya. Tentunya saya ingin melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk visi hidup saya. Saya selalu berjuang untuk memiliki hidup yang digerakkan oleh tujuan yaitu visi hidup saya. A vision driven life.


Kembali pada harapan Mr. Gandhi tadi. Jika kita sanggup melakukan 10 hal hari ini maka laukanlah 10 hal!


Is that so bro?


By: Wandi Tambunan