Kamis, Desember 30, 2010

Catatan jelang tahun baru 2011: Hope, Faith, Belief


Hari ini saya, bersama istri dan putri kami Valerina Lois masih di Medan di Rumah Oppung nya Lois di Helvetia. Mertua saya dan Istri lagi go shopping. Lois dan tulangnya lagi rebahan di rumah. Saya sempatin nge-posting blog saya tuk sekedar sharing dengan teman semua. Jam 16.30 nanti kami fly ke Pekanbaru ke rumah tulangnya Lois tuk kunjungan sekaligus tahun baruan disana.
Apa kabar di akhir tahun ini teman-teman semua? Hopefully, everything runs well ya… Miss u all guys..!
Akhir tahun gini kebanyakan kita biasanya sudah mulai menyusun rencana yang akan kita kerjakan tahun depan, membuat target, menetapkan resolusi yang akan kita kerjakan semisal:
·         Kenaikan pangkat/jabatan
·         Dapat ranking di sekolah
·         Memperbaiki IP
·         Dapat kerja
·         Nuntasin kuliah
·         Ketemu jodoh
·         Menikah
·         Diet
·         Baca buku setiap hari
·         Menulis buku
·         Belajar Coreldraw
·         Membuat Blog
·         Laptop baru
·         HP baru
·         Mobil baru
·         Asal jangan pacar baru kalo masih ada yang lama (he hehe)
·         Dan segudang impian lainnya.
Tapi temans! Intinya kita harus komitmen. Jangan hebat buat rencana tapi lemah dalam pelaksanaan. Dan seperti kata De masiv’ Jangan Menyerah! Tatkala tidak mencapai target, ketika menghadapi banyak tantangan. Berjuang terus dan tetap percaya, berharap dan beriman sembari berusaha dengan sungguh dalam mencapai setiap cita-cita agar ‘dreams come true’ . Percaya, berharap dan beriman serta berusaha dengan sungguh2 adalah kunci sukses resolusi kita. Seperti pesan SMS yang saya dapat tadi malam dari seorang adik, mantan siswa saya, Lisayana Sembiring:
 Gini nih pesan SMSnya:
3 NICE stories:
1.       Suatu kali, semua penduduk desa berdoa memohon hujan.. saat semua orang berkumpul untuk berdoa, hanya satu anak laki-laki yang membawa payung. “Inilah IMAN!”
2.       Teladan dari seorang bayi berusia 1 tahun.. ketika kita melemparkannya ke udara, dia tertawa karena dia tahu kita akan menangkapnya.. “Inilah KEPERCAYAAN!”
3.       Setiap malam kita tidur, walaupun tidak yakin bahwa kita masih hidup esok hari, tapi kita masih memiliki rencana untuk besok..”Inilah HARAPAN”
Mat jelang tahun baru! Mari kita isi hari-hari kita dengan hal-hal yang menguatkan orang lain…
C U.. 

by: Wandi Tambunan

Selasa, Desember 28, 2010

Edit Photo online_www.photofunia.com

Sekedar ngisi liburan. ngedit photo on line sebuah alternative menarik. Sangat banyak situs yang menawarkan jasa gratis. Nih contohnya @ www.photofunia.com










Nah.. salurkan bakat loe! isi liburan dengan hal-hal yang bermanfaat dan menginspirasi orang lain. selamat mencoba. next time.. kita akan belajar menggunakan application yang lain baik yang online maupun yang offline. Thanks, see ya..

by: wandi tambunan 

Sabtu, Desember 25, 2010

Ukir cerita dari sisi lain dunia


Ukir cerita dari sisi lain dunia

Setiap orang tentu ingin lembaran hidupnya berisi kisah dan pengalaman yang penuh arti. Demikian pula dengan Anda, yang tentu ingin halam-halaman tersebut bervariasi dan penuh warna. Seperti halnya membaca kisah novel, kisah yang dinamis sudah barang tentu akan lebih menarik untuk diikuti.
_Kompas 1 Desember 2010




Melihat kembali masa lalu sebagai refleksi untuk memperbaiki tindakan masa kini demi masa depan yang lebih baik. Heal the Past, Live the Present, Dream the Future.




Saling mengasihi menapaki jalan berliku kehidupan. Menikmati proses pendewasaan karakter hari demi hari. Saling menopang dalam kelemahan. Merajut masa depan yang penuh harapan.



Besi menajamkan besi. Manusia menajamkan sesamanya. Sahabat selalu menaruh kasih setiap saat. Saling mendukung dalam menenun hidup. Menolong dalam kesulitan. Saling mendoakan menjalani tantangan hidup.

Together... We can...

by: wandi tambunan



Persiapan membuat resolusi 2011


 4 Juni 2010 yang lalu saya terima sebuah SMS ‘cantik’ yang sampai hari ini saya belum tahu siapa pengirimnya. Tapi sebelum kita menetapkan resolusi 2011 kita, barangkali pesan petuah ini sangat layak untuk diingat biar tidak menyesal atau biar tidak salah membuat resolusi. 

Begi nih pesannya:

Ada 5 Penyesalan yang sering terjadi dalam hidup manusia:

1.       Salah memasak nasi jadi bubur, MENYESAL SEHARIAN.
2.       Salah gunting rambut, MENYESAL SEBULAN.
3.       Salah mengerjakan soal ujian, MENYESAL SETAHUN.
4.       Salah memilih pasangan hidup, MENYESAL SEUMUR HIDUP.
5.       Salah pilih Juru Selamat, MENYESAL SELAMA-LAMANYA.

Therefore, karena penyesalan selalu datang terlambat (kecuali kita bisa bilang sama penyesalan, “ On time dooonk!”) mari kita mengambil keputusan yang tepat dalam hidup kita biar gak nyessel kemudian.
 
Selamat membuat resolusi 2011.!


by: Wandi Tambunan

Jumat, Desember 24, 2010

Just for Laugh

Bapak saya punya kebiasaan suka cerita lelucon. Ada yang fakta, semi fakta bahkan yang 100% ngarang alias bo’ong-bo’ongan yang penting pendengar terkekeh-kekeh sampe pegang perut.

Semalam, kami, include ke dua ortu saya berada di RSU Sidikalang tuk jenguk oppung yang lagi sakit. (kacian oppung udah 3 malam opname).

Bapak yang punya kebiasaan minum tuak pada malam hari sudah mulai gelisah karena di RS gak ada yang jualan tuak (secara…). Tapi dia gak habis akal. Dia pergi sendirian ke panglong ehh..lapo tuak terdekat. Setelah beberapa waktu saya telpon bapak agar balek ke RS. Dia pun segera tiba di RS dengan naek becak. Setibanya di RS, dia cerita:

Bapak:            Saya nyaris malu. Tapi untunglah saya orangnya pinter (ngerasa.com).

Saya:               Emank napa?

Bapak:            Tadi saya minum tuak di lapo. Ketika udah mo pulang saya nanya belanjaan saya brapaan. Si pemilik lapo bilang 8.000. sewaktu saya merogoh kantong saya rupanya uang saya ketinggalan.

Saya:               Lantas gimana?

Bapak:            Saya bilang ama si pemilik lapo. “Sinilah dulu baleknya 2.000 lagi. Nanti saya kasih 10.000. uang saya ketinggalan.

Saya dan keluarga yang lain:           Hah ha haha . he he he. Wkwkwkwkwkk. (betapa tidak? Dibayar aja belon kok udah minta baleknya. Mau pula tuh!)

Saya:               Trus.. ongkos becaknya gimana?

Bapak:            Saya langsung stopped becak. Tapi sebelum naek becak saya Tanya ongkosnya berapaan. Si tukang becak jawab “Biasanya 5.000”.

Saya:               Lantas?

Bapak:            Setibanya di RS, dengan penuh percaya diri dengan suara agak tegas berwibawa saya bilang ama si tukang becak “tadi kamu bilang ongkos biasanya 5.000. sekarang saya kasih yang luar biasa karna saya biasa di luar. Saya kasih yang 2.000 tadi. Tanpa ada percakapan lanjut, saya langsung pergi meninggalkan dia.

Saya dan keluarga yang lain:           Hah ha haha . he he he. Wkwkwkwkwkk.




Temans, cerita ne bener tapi saya gak yakin apa yang bapak saya ceritakan sepenuhnya fakta. Mungkin semi fakta atau malah 100% ngarang alias bo’ong-bo’ongan yang penting kami terkekeh-kekeh sampe pegang perut.  And remember! Adegan ini jangan ditiru! he he he...


Just for laugh.
Adaadaaja.com

By: Wandi Tambunan

Kamis, Desember 23, 2010

Sweet Child O'Mine












She's got a smile that it seems to me
Reminds me of childhood memories
Where everything was as fresh as 
the bright blue sky

Now and then when I see her face
She takes me away to that special place
And if I stare too long, 
I'd probably break down and cry

Whoa, oh, oh, sweet child o' mine
Whoa, oh, oh, oh, sweet love of mine

She's got eyes of the bluest skies
As if they thought of rain
I'd hate to look into those eyes 
and see an ounce of pain

Her hair reminds me of 
a warm, safe place
Where as a child I'd hide
And pray for the thunder and the rain 
to quietly pass me by

lyrics by Guns n' roses
Photo edited by Wandi Tambunan (sweet daddy of hers) 

Doa dan Dukunganku buat Timnas Indonesia: Jadilah Juara piala Suzuki AFF 2010



 Selama ini saya sering membanding-bandingkan prestasi sepakbola Indonesia dengan korea selatan yang nota bene sesama Negara Asia. Selama ini saya sangat kecewa dan marah pada manajemen PSSI dalam mengelola sepakbola Indonesia. Sehingga tak jarang sayapun malas menonton LSI maupun ketika timnas bertanding dengan Negara lain. Saya mengamati PSSI miskin komitmen, nihil tanggung jawab malah PSSI hanya memolitisasi sepakbola Indonesia untuk kepentingan pribadi.

Saya masih sangat optimis dengan timnas Indonesia di masa yang akan dating asal dikelola oleh ketua dan manajemen PSSI yang berkomitmen dan bertanggung jawab. Korea Selatan sudah beberapa kali melaju ke putaran final piala dunia. Sedangkan Indonesia masih tertidur dalam mimpi siang bolong yang tak kunjung terjaga. PSSI dan sepakbola Indonesia tidak boleh lagi hanya berangan-angan tapi harus melakukan perbaikan total dan jangan OMDO alias omong doang. Tapi harus mulai bekerja dengan serius memperbaiki pembinaan bakat muda. Stop dreaming start action.

Doa dan dukunganku Indonesia menjadi juara piala Suzuki AFF untuk yang pertama kalinya terealisasi tahunini juga dengan mengalahkan Malaysia di final. I have a dream. Saya ingin seluruh masyarakat Indonesia akan bersukacita di akhir tahun ini setidaknya oleh prestasi timnas Indonesia. I have dream. Kemenangan ini nantinya akan menjadi cikal bakal prestasi Indonesia di ajang bergengsi berikutnya. Setelah tingkat Asean, kemudian Asian kemudian World Cup. Why not? Start dreaming then action.
 
Tapi ditengah euphoria ini, saya sangat tidak ingin ‘dosa dan kesalahan PSSI’ tertutupi sudah. Nurdin Halid dkk, harus tetap ‘bertobat’ sembari  melakukan perbaikan total demi kemajuan sepak bola Indonesia. Maju terus Timnas!

by: Wandi Tambunan 

Rabu, Desember 22, 2010

Kontrol Pikiran: Kunci Kesehatan

Tadi malam saya sangat kaget ketika ditelpon bapak saya dari kampung. Dia britau saya kalau oppung kami sedang sakit keras. Saya pun bingung mau berbuat apa karena saya hanya punya motor sehingga tidak bisa menjemputnya untuk dibawa ke rumah sakit. Saya Tanya mama saya jikalau oppung perlu dibawa ke RS apa tidak. Mama saya berkata,’Harus dibawa ke RS’. Saya telpon adik saya agar mengusahakan mobil. Thanks God, mobil Gereja mereka bisa dipinjam. Kami pun berangkat ke kampung menjemputnya tuk membawanya ke RS. Satu malam ini kami gak bisa tidur karna harus megangin tangan oppung yang sangat gelisah dan lasak sambil berusaha melepaskan selang oksigen dan infus.

Herannya, sekitar jam 10 tadi pagi sewaktu jam kunjung dokter kami menceritakan awal dan penyebab oppung ini sakit. Oppung ini sakit karena 1 hari sebelumnya dia kehilangan uang 450.000,- yang dia kumpulkan beberapa minggu dari berjualan kerupuk di rumahnya di kampung. Uangnya dicuri seorang bocah kelas 3 SD dan membelanjakannya untuk jajanan dan beli mercon untuk bermain bersama teman-temannya. Oppung sudah terlanjur sakit ketika sebagian uang itu berhasil dikembalikan. Ibu dokter tadi pagi pun menyuruh tulang kami, anak oppung ini agar berusaha berbicara ke oppung sambil memberitahu dia kalau uangnya sudah kembali dan memberikan uang itu pada oppung.

Oppung langsung duduk dan menghitung uang tersebut. Kok bisa ya. Yang tadinya dia gak sadar, gelisah dan lasak setelah uangnya ditunjukkan dia langsung tersadar dan sempat-sempatnya menghitung uangnya. Wajar toh! Dia sangat bersusah payah ngumpulin uang sebanyak itu.

Tapi sebenarnya penyebab utama yang membuat dia sakit adalah kontrol pikirannya. Karena sekitar 3 bulan yang lalu juga dia butuh uang untuk belanja kiosknya dan biaya perobatan dia sekitar 1 jutaan. Karena saya tahu dia benar2 membutuhkannya saya pun dengan 2 orang adik saya langsung patungan untuk memberikan dia uang 1 juta. Seandainya kemarin dia gak terlalu memikirkan kehilangan uangnya saya yakin dia gak bakalan opname di RS. Selain karena memang dia sangat jarang berobat ke RS biasanya hanya ke Bindes aja udah sembuh.

Jadi mari kita control pikiran kita. Biar gak gampang sakit. Bukankah hati yang gembira adalah obat? 
That’s right brother…