Selasa, September 28, 2010

Hidup Harus Berkarya


Tepatnya September 2009 yang lalu, saya mengikuti sebuah retreat yang diselenggarakan PAK (Persekutuan Alumni Kristen) Perkantas Sidikalang. Saya sangat menikmati retreat tersebut. Pengisian, Kebersamaan, Lingkungan, maupun suasana desa Tuk-tuk yang masih sangat alami.
Tapi satu hal yang paling menggugah dan menginspirasi saya higga saat ini adalah satu pesan penting yang Tiopan Manihuruk sampaikan pada semua alumni. Yakni:

"...Dunia ini semakin 
parah dan rusak 
bukan karena orang jahat 
semakin jahat
Tapi karena 
anak-anak Tuhan 
tidak Berkarya 
dalam hidupnya..."

Kalimat ini sangat kuat menggugah saya. Setiap hari sejak hari itu saya terus bertanya pada diri sendiri, apa karya saya dalam hidup ini, apa yang sudah saya perbuat bagi Negara ini? Apa yang sudah saya berikan pada lingkungan hidup saya? Barangkali saya telah hidup terlalu egois yang hanya memikirkan masa depan sendiri, yang hanya memikirkan segelintir orang saja yang selalu saya sebut my family.

Ternyata, It’s not enough! Saya harus berkarya dalam hidup ini.
It’s not enough!!!! Jika saya hanya memikirkan kehidupan segelintir orang saja. Dengan kata lain, saya harus berkarya dalam hidup saya.

Sejak hari itu, saya terus mengevaluasi hidup saya. Saya selalu introspeksi diri tentang hal apa yang harus saya edit lagi dalam hidup saya.

Akhirnya saya tiba pada sebuah kesimpulan bahwa saya harus memperbaiki beberapa hal dalam hidup saya. Saya harus serius pada beberapa hal terpenting dalam hidup saya. Saya kembali mengevaluasi bagaimana saya mengisi waktu saya, dampak karakter dan setiap tindakan saya dan yang terakhir mempertajam visi hidup saya.

1.       Mengisi 
    Waktu
Saya selalu mengisi waktu saya untuk belajar, melatih keahlian baru, membaca buku rohani dan berdoa.

2.      Dampak Karakter 
dan Tindakan
Setiap hari saya terus introspeksi karakter dan setiap tindakan saya. Saya berjuang untuk tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain.

3.       Mempertajam 
Visi
Hal yang paling utama yang terus saya lakukan adalah bertanya pada Allah apa yang Dia ingin saya lakukan dalam hidup saya yang menjadi berkat bagi orang lain dan terutama menyenangkan hati Allah. Mempertajam visi yang akan menggerakkan saya dalam hidup ini. Menggerakkan setiap hal yang akan saya lakukan.

Saya yakin dengan mengerjakan dengan sangat serius ketiga hal tersebut maka hidup saya akan menghasilkan sebuah karya yang akan menggarami, menunda pembusukan dunia ini dan menjadi sebuah lilin dikegelapan yang memberikan terang bagi umat manusia.

Dear Lord… 
do help me. 
Amen.


“Vision without action 

is a dream.

 Action without vision 

is simply passing the time. 

Action with Vision 

is making a positive difference.”_Joel Barker





by: Wandi Tambunan

Tidak ada komentar: